alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Saturday, 31 October 2020

47 Orang Melanggar di Hari Pertama Operasi Berdenda

KREJENGAN, Radar Bromo – Sedikitnya 47 pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Probolinggo dikenakan sanksi denda. Mereka rata rata dikenakan denda sebesar Rp 30 ribu. Denda itu diberikan saat Satgas penanganan Covid-19 melakukan operasi Yustisi.

Operasi tersebut sasarannya adalah masyarakat umum yang tidak mematuhi protokol kesehatan atau tidak memakai masker. Bagi yang melanggar langsung diberhentikan oleh petugas yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Dalam operasi itu, turun langsung Bupati Probolinggo selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 setempat P Tantriana Sari. Ia, melakukan pemantauan pelaksanaan operasi yustisi penggunaan masker di Perum Sentong (TPQ Baiturrohim) Krejengan.

Ia didampingi oleh Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo; Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Adhryansah; Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo; Wakapolres Probolinggo, Kompol Agung Setiono; serta Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Ugas Irwanto.

Tantri, sapaan akrabnya mengatakan, operasi yustisi penggunaan masker kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab operasi yustisi saat ini sudah mulai mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dengan memberlakukan sanksi yang sedikit lebih berat berupa sanksi denda.

“Sanksi denda ini pada intinya kami memberlakukan denda kepada pelanggar sesuai dengan parameter yang nanti kemudian diputuskan oleh Tim Hakim dari Pengadilan Negeri Kraksaan,” katanya.

Melalui kegiatan operasi yustisi dengan pemberlakuan denda yang bervariasi itu, bupati mengharapkan bisa menjadi warning bagi semua. Menurut Bupati, nukan pada sanksinya dan banyaknya petugas. Akan tetapi bagaimana bersama-sama bisa mengedukasi masyarakat bagaimana masker, menjadi sebuah kebutuhan dan bukan sebuah kewajiban.

“Kewajiban begitu ada petugasnya baru pakai masker, tetapi begitu petugasnya lewat, maskernya dicopot lagi. Namun ini lebih pada kebutuhan masing-masing pribadi. Kalau ingin sehat dan selamat, ikhtiar salah satunya memakai masker,” bebernya.

Sementara Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19, Ugas Irwanto mengungkapkan, masyarakat yang melanggar dalam penggunaan masker langsung dilakukan pengukuran suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer oleh petugas kesehatan. Dari dua lokasi ada 47 orang yang terjaring operasi.

“Kemudian langsung menuju ke meja penyidik. Untuk penyidiknya memang PPNS dari Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Memang secara khusus, kecuali nanti kami kekurangan maka akan meminta bantuan dari Polres Probolinggo,” ungkapnya

Setelah dilakukan penyidikan sambil menunggu sidang dimulai, mereka disiapkan tempat tunggu. Kemudian sambil jalan dipanggil oleh hakim untuk disidang dan ditanyakan serta jaksa juga memutuskan berapa besaran dendanya. Memang untuk nominalnya hakim yang menentukan dan jaksa yang mengeksekusi. Kalau aturan yang sudah disepakati, denda maksimalnya adalah Rp 200 ribu. Tergantung dari berat dan tidaknya pelanggaran yang dilakukan.

“Yang jelas denda ini bukan tujuan utama, karena tujuan utamanya adalah memberikan efek jera bagi masyarakat. Tetapi ini tidak akan berlangsung lama, apabila masyarakat segera patuh dalam penggunaan masker. Kalau masyarakat benar-benar patuh dalam penggunaan masker maka intensitasnya akan dikurangi, tetapi tidak akan berhenti selama masyarakat masih banyak pelanggaran,” beber Ugas. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.