alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Sunday, 6 December 2020

Pembacokan di Dringu, Pelaku Dinyatakan Gangguan Jiwa

DRINGU – Upaya Polsek Dringu, Polres Probolinggo, untuk memeriksa kejiwaan pelaku pembacokan Salim, 47, terhadap korban Supriyadi, 55, akhirnya terlaksana. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dinyatakan mengidap gangguan kejiwaan.

Kanit Reskrim Polsek Dringu Ipda Rahmad Wahyudi mengatakan, hasil pemeriksaan kejiwaan sementara sudah keluar. Namun, itu tidak bisa menjadi dasar penyelidikan. Harus ada keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit Jiwa Lawang, Malang.

“Sementara hasilnya pelaku dinyatakan mengidap indikasi psikopat. Psikopat ini sejenis gangguan kejiwaan. Kongkretnya masih belum keluar,” ujarnya, Selasa (21/8).

Rahmad mengaku, pihaknya masih menunggu hasil resmi dari kedokteran. Sedangkan, pelaku sejak awal pemeriksaan diserahkan kepada keluarganya.

Dan, kini masih berada di RSJ Lawang. “Pelaku tidak boleh langsung pulang. Masih dalam pemeriksaan pihak dokter. Mulai dari perilaku kesehariannya masih diteliti dokter. Itu, untuk kepentingan pemeriksaan dan hasil kongkretnya nanti,” ujarnya.

Rahmad mengaku, dalam kasus ini sudah empat orang dimintai ketersangan sebagai saksi. Termasuk, korban Supriyadi. Meski sampai Selasa (21/8) korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Tapi, dia sudah memberikan keterangan. “Hasilnya sama dengan saksi lain. Tidak ada apa-apa langsung dibacok. Korban juga mengaku tidak memiliki permasalahan dengan pelaku,” ujarnya.

Diketahui, Selasa (31/7), sekitar pukul 06.00, Supriyadi, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, menjadi korban pembacokan temannya, Salim. Warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, itu membacok korban tepat di depan rumah kontrakannya, di Desa Mranggonlawang, Kecamatan Dringu.

Akibatnya, korban terluka di bagian tubuh sebelah kiri. Di antaranya, di leher, pinggang, dan paha. Kini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Sedangkan, Salim berada di Rumah Sakit Jiwa Lawang, Malang. (sid/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Stok Garam di Kab Pasuruan Masih Tersisa 2.200 Ton

Sampai awal Desember ini, stok garam hasil produksi petambak garam di Kabupaten Pasuuran belum seluruhnya terserap pasar.

Hewan Ternak Rentan Sakit Ini saat Musim Hujan

Musim hujan yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.

Tekan Covid-19; Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan masih menjadi keharusan, meskipun program vaksinasi nantinya telah dijalankan.

Terdampak Pandemi, Pilot pun Nyambi Bisnis Online Shop

pilot maskapai penerbangan nasional ini mengaku, pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi.

Musim Hujan, Saatnya Mulai Waspadai Demam Berdarah Dengue

Dinkes Kabupaten Probolinggo mengimbau agar masyarakat tak abai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).