Terancam Dipecat DPP PDI Perjuangan, Luluk Bilang Begini

PASURUAN, Radar Bromo – Gejolak internal yang terjadi di tubuh DPC PDIP Kota Pasuruan, berbuntut. Mantan Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan Periode 2014-2019 Luluk Mauludiyah dipanggil DPP. Tokoh senior partai berlambang banteng moncong putih itu diminta mengikuti aturan partai. Bahkan, pasca pemanggilan, dia terancam dipecat.

Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Luluk mengaku telah memenuhi panggilan itu beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tertutup itu, Luluk ditemui sekitar 10 pengurus DPP. Termasuk Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

“Intinya, dalam pemanggilan itu saya diminta menerima keputusan DPP terkait KSB baru. Tapi, saya tetap nggak mau. Keberatan saya tetap pada apa yang saya sampaikan beberapa hari lalu,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan beberapa nama yang diusulkan mulai dari tingkat PAC hingga DPC. Juga usulan yang disampaikan ke DPD. Namun, disampaikan jika nama-nama itu hanya sebatas usulan. Keputusan tetap berada di tangan DPP. Itulah yang coba dibantah Luluk.

“Dpp pakai pp 28 pasal 44, dimana keputusannya merupakan hak prerogatif DPP. Semestinya, hak prerogatif itu tidak diberlakukan DPP dalam menentukan KSB di cabang-cabang karena lingkup daerah itu kecil dan sifatnya heterogen. Setiap daerah berbeda-beda. Jadi, yang paham situasi di daerah ya kader-kader di daerah itu sendiri,” ujarnya.

Namun, argumentasi Luluk justru berujung pada sinyal pemecatan yang akan dilakukan partai. Jika dipecat, Luluk mengaku akan menerima. “Saya jawab, saya tahu risikonya. Tapi, kemarin tidak menyampaikan kalau mau dipecat. Jika memang dipecat, saya menunggu keputusan partai sehingga alasan saya tidak lagi di partai itu jelas. Bukan karena korupsi atau pelanggaran lain. Tapi, karena bertahan dengan prinsip saya,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Jawa Timur Eddy Paripurna membenarkan adanya pemanggilan Luluk Mauludiyah. Namun, ia tidak banyak menjelaskan soal pembahasannya. Alasannya, itu ranah DPP. “Sampai saat ini kami belum menerima. SK-nya belum turun,” ujarnya, soal sinyal pemecatan yang akan dilayangkan kepada Luluk sebagai anggota PDIP. (tom/fun)