Masih Ada Toko yang Melanggar Jam Operasional saat Pandemi

PURWOREJO, Radar Bromo – Kesadaran masyarakat akan pentingnya memutus rantai penyebaran virus korona di Kota Pasuruan masih rendah. Buktinya, kebijakan Pemkot Pasuruan membatasi jam operasional pertokoan saja sering dilanggar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menyesalkan banyaknya pertokoan yang tak mengikuti aturan pembatasan jam operasional. “Sudah sering juga kami peringati pada saat kebijakan ini baru dimulai,” ungkapnya.

Akan tetapi, sosialisasi yang selama ini dilakukan tak digubris. Sejumlah toko dan kafe masih banyak yang melayani pembeli di jam yang sudah seharusnya mereka tutup. Kondisi itu tidak hanya terjadi di pusat kota, melainkan juga di kawasan-kawasan lain.

Rabu (20/5), petugas menyisir kawasan pertokoan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman. Sebagian besar toko di kawasan itu juga masih melayani pembeli meski sudah sekitar pukul 21.00.

“Kami minta kerja sama dari pemilik toko demi kepentingan bersama, agar penyebaran virus korona ini bisa dihentikan,” ujarnya.

Pembatasan jam operasional pertokoan itu berlaku setelah adanya surat edaran Wali Kota Pasuruan, 4 Mei 2020 lalu. Jam operasional seluruh pertokoan dibatasi sampai pukul 20.00 setiap harinya. Hal itu dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus korona.

Dengan pembatasan jam operasional toko, diharapkan dalam menurunkan kerumunan yang selama ini masih kerap terjadi. Meski begitu, tak semua pertokoan jam operasionalnya dibatasi. Kecuali toko sembako dan apotek masih diperbolehkan. Karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat yang mendasar. (tom/fun)