Maksimalkan Masa Belajar di Rumah, Satpol PP Sisir Pelajar di Warnet

PASURUAN, Radar Bromo – Satpol PP Kota Pasuruan, terus memantau keberadaan warung internet (warnet) dan tempat game online di wilayahnya. Terutama, pada jam efektif sekolah. Tujuannya, memonitor para pelajar agar tetap bisa belajar di rumah.

Tindakan ini dilakukan Satpol PP menyusul ada kebijakan pemerintah yang memperbolehkan para pelajar untuk tidak masuk sekolah selama 14 hari. Namun, mereka tetap diminta belajar di rumah masing-masing. Kebijakan ini menyusul makin merebaknya dan mengantisipasi penyebaran virus korona.

Satpol PP Kota Pasuruan, kian gencar menyisir sejumlah kawasan. Salah satunya warung internet (warnet) ataupun rental game online. “Kami ingin memastikan surat edaran Wali Kota berjalan sebagaimana mestinya. Anak-anak tetap belajar di rumah, bukan malah bermain,” ujar Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah.

Selama sepekan terakhir, pihaknya mulai menyisir sejumlah warnet di Kota Pasuruan. Sedikitnya, lebih dari 23 warnet yang terus dipantau secara rutin untuk memastikan tidak ada pelajar yang bermain. Terutama, pada jam kegiatan belajar mengajar. “Pemantauan ini sudah kami lakukan sejak edaran ditetapkan. Akan kami lakukan hingga masa belajar di rumah ini selesai,” ujarnya.

Menurut Yanuar, sejauh ini memang belum ditemukan adanya pelajar yang main di warnet saat jam efektif belajar. Pihaknya juga meminta semua pihak menaati imbauan pemerintah. Termasuk pengelola warnet agar tidak melayani pengunjung yang masih berstatus pelajar ketika datang pada jam efektif belajar.

“Kami minta kesadaran pengelola warnet mengikuti edaran yang telah ditetapkan. Kalau ada pelajar yang datang siang hari hendaknya dipending dulu, karena dikhawatirkan mengganggu belajarnya,” ujarnya. (tom/rud)