alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Jumlah Laporan Kasus Kekerasan Pada Anak Menurun, Terbanyak Kasus Pencabulan

PASURUAN – Jumlah laporan kekerasan pada anak sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Pasuruan menurun. Mayoritas laporan yang diterima oleh Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan di kabupaten setempat, didominasi karena lemahnya pengawasan pada anak tersebut. Pemkab pun rutin melakukan sosialisasi pemahaman pada hak anak.

Dalam jumlah laporan kekerasan pada anak di Kabupaten Pasuruan diketahui pada 2017, jumlah kekerasan sebanyak 34 kali. Jumlah ini menurun drastis lebih dari dua kali lipat pada tahun lalu sebanyak 17 kali laporan.

Kabid Pemberbadayaan Perempuan pada Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Pasuruan, Henda Sholchah mengungkapkan kekerasan pada anak di Kabupaten Pasuruan beragam. Mulai dari pencabulan sampai penelantaran orang tua.

“Paling banyak didominasi oleh pencabulan. Kondisi ini tidak lepas dari faktor pengawasan dan pola asuh orang tua terhadap anak masih lemah,”jelasnya.

Ia menyebut pihaknya kerap mendapati jika masyarakat Kabupaten Pasuruan masih belum mengetahui pola asuh yang baik, sehingga berimbas kepedulian pada anak sangat kurang. Di sisi lain, kenyamanan dan keselamatan anak dimanapun mereka berada merupakan tanggung jawab bersama.

Dari laporan yang masuk ini, mayoritas pelaku kekerasan ini merupakan orang dekat dan dikenal oleh korban, seperti teman atau tetangga. Bahkan tidak jarang, pelaku merupakan orang dalam keluarganya sendiri.

Kondisi ini sangat memprihatinkan. Sebab, menurutnya, hal ini seharusnya tidak terjadi jika pengawasan dan pola asuh pada anak tersebut baik. Pihaknya pun rutin melakukan koordinasi ke segala pihak termasuk media massa tentang cara mengamankan anak-anak pasuruan.

Menurutnya, Pemkab bakal melakukan pendampingan pada korban. Pendampingan ini akan terus dilakukan sampai psikis dan mental korban pulih seperti sediakala. Termasuk, melakukan antar jemput korban ke sekolah.

“Sosialisasi rutin berupa hak-hak anak dan perlindungan anak kami melalui kecamatan dan lembaga sekolah. Tujuannya, agar orang tua tidak hanya menuntut, namun suara mereka juga didengar dan diarahkan. Termasuk meminimalisir kekerasan yang dilakukan di sekolah,”pungkasnya. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.