Sudah Ada Bus Sekolah, Bagaimana dengan Rencana Angkot Jadi Angkutan Pelajar?

GADINGREJO, Radar Bromo – Rencana Pemkot Pasuruan menjadikan angkutan kota (angkot) di Kota Pasuruan sebagai angkutan pelajar, masih berlanjut. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan memastikan rencana ini masuk kajian tahun ini.

Padahal, Pemkot Pasuruan sudah memiliki bus sekolah gratis yang kini sementara masih beroperasi di wilayah utara. Mengapa pemkot masih mengupayakan adanya angkutan pelajar?

Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Pasuruan Samsul Arifin mengatakan, rencana angkot pelajar di Kota Pasuruan masih terus berjalan. Pihaknya sudah memasukkan rencana ini ke nota dinas tahun ini. “Meski sudah ada bus sekolah, tapi rencana angkot pelajar masih jalan. Sebab, bus ini (sekolah) hanya lewat jalur utara. Sekarang rencana ini sudah masuk dalam nota dinas,” ujarnya.

Samsul menjelaskan, kajian ini akan dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang). Tujuannya, memastikan perlu-tidaknya angkot pelajar ini.

Ia menyebut, adanya angkutan pelajar ini diharapkan dapat membantu perekonomian para pemilik angkot. Serta, menjadi solusi terhadap keluhan para sopir angkot yang kian sepi peminat.

Menurutnya, jika rencana ini terealisasi, seluruh angkot di Kota Pasuruan menjadi angkutan gratis bagi pelajar pada jam berangkat dan pulang sekolah. Sebagai gantinya, Dishub akan memberikan subsidi bagi angkot. “Saat ini rencana ini masih dikaji oleh Bappedalitbang. Hasil kajian ini yang akan menjadi dasar direalisasikan atau tidak angkot pelajar ini,” ujar Samsul. (riz/rud/fun)