alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Pelebaran Simpang Empat Kebonagung Tak Bisa Dilakukan Tahun Depan

PASURUAN, Radar Bromo – Rencana pelebaran perempatan Kebonagung, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang mengarah ke Kota Surabaya terus dimatangkan. Namun, Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII memastikan pelebaran ruas jalan nasional ini tidak akan dilakukan tahun depan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo Rudy Napitupulu mengungkapkan keinginan untuk melebarkan perempatan Kebonagung masih ada. Pihaknya ingin melebarkan sisi barat Kebonagung.

Rudy -sapaan akrabnya- menjelaskan, Balai Besar sudah mulai mengajukan pelebaran sejak 2018 lalu. Namun, pengajuan ini belum mendapatkan jawaban dari pusat. Karena itu, pelebaran simpang empat Kebonagung ini tidak akan dilakukan untuk tahun 2020 mendatang.

“Kami sudah mengajukan untuk tahun 2020. Cuma ternyata tidak turun. Jadi, kami pastikan tahun depan pelebaran ini belum bisa dilakukan,” ungkapnya.

Pria asal Kota Medan, Sumatera Utara, ini mengaku rencana pelebaran nantinya tidak mengalami perubahan. Pelebaran bakal dilakukan dari persimpangan ke arah barat menuju exit tol Bukir. Panjang areal yang dilebarkan mencapai 800 meter. Sementara, areal yang perlu dibebaskan sepanjang 400 meter.

Menurutnya, pelebaran ini perlu dilakukan. Sebab, simpang empat Kebonagung kerap macet. Utamanya, pada jam-jam sibuk seperti pada pagi dan siang hari. Kondisi ini tidak terlepas keberadaan exit Tol di Kelurahan Bukir, sehingga intensitas kendaraan semakin padat.

“Kami akan terus mengajukan ini setiap tahun. Cuma memang butuh anggaran besar. Sebab, perkiraan luas areal yang perlu dibebaskan itu sekitar 6.000 meter persegi,” pungkas Rudy. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jembatan Kedungasem Dibangun, Jalan Nasional Ditutup 8 Bulan  

Ditargetkan pertengahan November 2020, kontrak pengerjaan pembangunan jembatan yang fondasinya ambrol tersebut bisa dimulai.

Usulan Tambahan Pupuk Subsidi Tunggu Kejelasan Realokasi Provinsi    

BANGIL, Radar Bromo–Masuk akhir Oktober, kuota sisa pupuk bersubsidi urea di Kabupaten Pasuruan tersisa 8 ribu ton. Saat ini Dinas Pertanian masih menunggu instruksi...

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.