KONI Minta Anggaran Rp 5,3 Miliar di Tahun 2020, Naik Rp 1,3 M dari Tahun Lalu

RAIH EMAS: Atlet anggar Kabupaten Probolinggo Tri Yulia Listyawati usai memastikan berhasil meraih emas pertama di ajang Porprov VI lalu. KONI Kabupaten Probolinggo, mengajukan kenaikan anggaran tahun 2020 karena memiliki banyak agenda olahraga. (Foto dok Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU, Radar Bromo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo mengajukan kenaikan anggaran untuk tahun 2020. Kenaikannya cukup besar jika dibanding tahun ini.

Adanya kenaikan anggaran tersebut bukan hanya karena rencana penambahan cabang olahraga (cabor). Tetapi, tahun depan akan diadakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab), yang dipastikan membutuhkan banyak biaya.

Hal itu disampaikan Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng. Saat dikonfirmasi, Sugeng mengatakan, tahun 2019 pihaknya mendapatkan alokasi anggaran kegiatan cabor sekitar Rp 4 miliar. Dengan Rp 4 miliar, anggaran tersebut juga pernah dialokasikan untuk keikutsertaan Kabupaten Probolinggo di ajang Porprov VI Jatim yang digelar di empat daerah. Meski saat itu Kabupaten Probolinggo hanya mampu bertengger di peringkat 29 dengan perolehan total 18 medali (3 emas, 6 perak, dan 9 perunggu).

Untuk tahun depan, walau tidak ada ajang olahraga di tingkat regional, KONI ajukan ada kenaikan yang nilainya lumayan besar. ”Kami ajukan untuk KONI tahun 2020, anggaran sekitar Rp 5,3 miliar. Memang kalau dibanding tahun ini, naiknya besar sekitar Rp 1,3 miliar,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Meski demikian, dikatakan Sugeng, pengajuan tambahan anggaran KONI bukan tanpa dasar. Selain tahun depan adanya rencana penambahan cabang olahraga (cabor) masuk dalam pembinaan KONI, ada kegiatan Porkab Probolinggo 2020 juga menjadi alasan.

”Tambahan dalam pengajuan anggaran KONI itu paling besar untuk Porkab. Kalau pembinaan tiga cabor baru, tidak terlalu besar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Budaya (Dispora Parbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng saat dikonfirmasi membenarkan pengajuan anggaran KONI tahun 2020 dinilai cukup besar. Yaitu, sekitar Rp 5,3 miliar. Dengan alasan, untuk persiapan Porkab. Namun, realiasasinya berapa masih belum diketahui. Pihaknya masih menunggu penetapan dari tim anggaran daerah.

”Beberapa hari lalu, kami sudah ajukan ke tim anggaran daerah terkait pengajuan anggaran KONI. Karena anggaran KONI itu tidak melekat di dinas kami. Tapi, itu anggaran daerah langsung ke rekening KONI. Hanya saja pengajuannya melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Budaya,” terangnya. (mas/fun)