alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Waspadai Badai Pasir Bromo, Imbau Wisatawan Pakai Kacamata

SUKAPURA, Radar Bromo – Minggu (20/10) kawasan wisata internasional Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mulai dilanda badai pasir. Akibatnya, banyak wisatawan yang tidak dapat leluasa menikmati keindahan Bromo.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (20/10) pagi, kawasan Bromo dilanda angin kencang. Pasir pun beterbangan dan membuat pandangan mata terganggu.

Hakim, salah seorang wisatawan mengatakan, badai pasir yang terjadi membuat pandangan menjadi terbatas. Karenanya, dia tidak bisa menikmati keindahan Bromo dari lautan pasir. “Mengganggu pandangan. Karena anginnya kencang dan menerbangkan debu,” katanya.

Hakim yang datang bersama keluarganya, akhirnya naik ke tempat yang lebih tinggi. Dari situ baru dia bisa menikmati keindahan Bromo.

“Kami naik. Kemarin kami ke Seruni Point. Dari situ baru bisa dinikmati keindangan Bromo. Kalau tetap berada di lautan pasir pasti terganggu,” ungkapnya.

Sarmin, kasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah satu mengatakan, kemarin angin memang berembus begitu kencang. Itulah yang membuat terjadinya badai pasir.

“Baru kemarin angin bertiup sedikit lebih kencang. Sebelumnya tidak begitu. Baru kali ini yang kencang,” katanya.

Dia pun mengimbau kepada wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo untuk membawa kacamata dan masker. Terutama yang hendak ke lautan pasir. Tujuannya, untuk melindungi mata dari pasir.

“Itu yang harus disediakan. Kalau tidak, wisatawan akan terganggu,” jelasnya.

Sarmin pun menyebut, wisatawan masih bisa datang ke spot lain yang menarik, saat badai pasir terjadi di lautan pasir. Menurutnya, di Bromo bukan hanya lautan pasir yang bisa dikunjungi.

“Ada penanjakan, Seruni Point dan Bukit Mentigen. Dari situ keindahan Bromo juga tidak kalah menakjubkan,” tuturnya. (sid/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.

Mau ke Blitar, Ambulans Muat Jenazah Terbakar di Tol Gempan

Keluarga yang mengendarai di belakang ambulans sempat melihat, ambulans mengeluarkan percikan api dari knalpot. Seketika itu ambuilans berhenti

Enam Pegawai BPBD Kab Probolinggo Positif Covid-19

Dari 60 pegawai yang di-swab, sebanyak 6 pegawai terkonfirmasi positif covid-19.