alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Ini Motif Pelaku Pembacokan Pemuda Lekok di Warung Kopi dekat Alun-alun

PASURUAN, Radar Bromo – Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian berhasil menangkap tiga pelaku dari aksi penganiayaan terhadap Rozali. Ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota untuk penyidikan lebih lanjut.

Mereka berinisial RN, 18, warga Desa Semendusari, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Ia diketahui yang melakukan pembacokan. Lalu, FH, 16, warga Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan.

Ia merupakan pihak yang menyuruh melakukan aksi tersebut. Serta FR, 17, warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia memiliki peran yang membantu mencari korban untuk di eksekusi.

Menurut AKP Slamet Santoso, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, ketiga pelaku terancam dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Ancamannya mencapai tujuh tahun pidana penjara.

“Alhamdulillah dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku berhasil di tangkap dan saat ini masih di kembangkan ke pelaku lain. Motifnya disebabkan balas dendam. Karena pelaku pernah di pukul oleh korban,” sebut Slamet.

Warga Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan mendadak geger Sabtu malam (19/10). Itu setelah seorang warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan tewas usai dibacok di sebuah warung kopi. Korban diketahui adalah Rozali, 20, warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok. (riz/fun)

IDENTIFIKASI: Petugas Polres Pasuruan Kota melakukan identifikasi terhadap jenazah Rozali. Korban meregang nyawa usai dibacok di sebuah warung kopi di Kelurahan Bangilan, Panggungrejo, Kota Pasuruan. Inset: Korban Rozali. (Foto: Satreskrim Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo – Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian berhasil menangkap tiga pelaku dari aksi penganiayaan terhadap Rozali. Ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota untuk penyidikan lebih lanjut.

Mereka berinisial RN, 18, warga Desa Semendusari, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Ia diketahui yang melakukan pembacokan. Lalu, FH, 16, warga Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan.

Ia merupakan pihak yang menyuruh melakukan aksi tersebut. Serta FR, 17, warga Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia memiliki peran yang membantu mencari korban untuk di eksekusi.

Menurut AKP Slamet Santoso, Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, ketiga pelaku terancam dikenakan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Ancamannya mencapai tujuh tahun pidana penjara.

“Alhamdulillah dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku berhasil di tangkap dan saat ini masih di kembangkan ke pelaku lain. Motifnya disebabkan balas dendam. Karena pelaku pernah di pukul oleh korban,” sebut Slamet.

Warga Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan mendadak geger Sabtu malam (19/10). Itu setelah seorang warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan tewas usai dibacok di sebuah warung kopi. Korban diketahui adalah Rozali, 20, warga Desa Balonganyar, Kecamatan Lekok. (riz/fun)

IDENTIFIKASI: Petugas Polres Pasuruan Kota melakukan identifikasi terhadap jenazah Rozali. Korban meregang nyawa usai dibacok di sebuah warung kopi di Kelurahan Bangilan, Panggungrejo, Kota Pasuruan. Inset: Korban Rozali. (Foto: Satreskrim Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

MOST READ

BERITA TERBARU

/