alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Pikap Dicuri di Kota, Ditemukan di Malasan, Pencuri Kabur

KRAKSAAN – Octavianto Decianto, 45, warga Jalan Ir. Juanda 105, Kota Probolinggo kini bisa bernapas lega. Sebab, mobil pikapnya yang sempat hilang dibawa kabur maling itu, Senin (20/8) dikembalikan Polres Probolinggo. Sayang, pencuri kendaraan roda empat ini belum berhasil dibekuk.

Octavianto mengatakan, pikapnya itu digondol maling ketika di parkir di depan rumahnya, Kamis (16/8) lalu, sekitar pukul 06.30. Mobil ini sengaja diparkir di luar pagar karena rumah korban waktu itu masih direnovasi. “Mobil saya masih baru. Baru dua bulan,” ujarnya.

Sedangkan, Kapolres Probolinggo AKP Fadly Samad mengaku, waktu itu pihaknya mendapatkan informasi kehilangan mobil ini dari Command Center. Karenanya, polisi bergerak menelusuri jalur Probolinggo-Lumajang mencari keberadaan mobil bernopol N 8456 RF itu.

Sekitar pukul 19.00, polisi yang berpatroli di wilayah rawan pencurian di jalur Probolinggo-Lumajang mendapati pikap yang diinformasikan hilang. Mobil ini bergerak dari utara di Jalan Lumajang. Karena gerak-gerik sopirnya mencurigakan, mobil ini distop di dekat rel kereta api Malasan, Kecamatan Leces.

Ketika diperiksa, pengemudi pikap ini tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya. Sehingga, pengemudinya digiring menuju Pos Polisi Banjarsawah. Namun, ketika petugas masuk pos polisi, pengemudi ini tancap gas dan kabur ke utara.

Sekitar 500 meter dari Pos Polisi Banjarsawah, pikap ini menabrak sebatang pohon. Namun, saat itu pengemudinya sudah kabur. Sehingga, polisi hanya berhasil mengamankan mobilnya. “Pengemudinya panik dan menabrak pohon,” ujar Fadly.

Fadly mengaku, sudah mengantongi identitas dan ciri-ciri pelaku. Pencuri pikap ini juga sudah ditetapkan sebagai buronan. “Pikap itu baru dibeli dua bulan lalu. Sekarang kami serahkan kepada pemiliknya,” ujarnya. (hil/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.

Pura-pura Bertamu Lalu Curi Uang, Pelakunya Wanita Berpakaian Muslimah

Usia pelakudiperkirakan 30 sampai 40 tahun, fisiknya gemuk dengan make up wajah tebal dan berpakaian muslimah warna merah

Rencana Normalisasi Kalimati; Sosialisasikan Uang Pengganti Rumah

Penggusuran memang menjadi pilihan saat program normalisasi Kalimati atau Bangiltak direalisasikan. Tapi, hal itu tidak akan dilakukan serta merta tanpa solusi bagi warga.

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja.

Dewan Sebut Pemilik Usaha yang Cemarkan Kaliputih Harus Disanksi

Komisi 3 DPRD Kabupaten Pasuruan, mendesak kasus ini terus diselidiki dan pemilih usaha harus disanksi tegas.