alexametrics
28.2 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Ada Wakil Rakyat yang Dikabarkan Positif, Ketua DPRD Enggan Terbuka

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Salah satu anggota DPRD Kota Probolinggo dikabarkan positif korona usai pulang dari kunjungan kerja dari Bali, pekan lalu. Senin (20/7) semua anggota DPRD Kota Probolinggo mengikuti tes swab. Pelaksanaan tes swab ini dilakukan di ruang Komisi 3 dengan melibatkan beberapa petugas berpakaian APD lengkap.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tidak semua anggota DPRD mengikuti kunker ke bali. Kunjungan kerja ini hanya diikuti oleh anggota DPRD yang berada di badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (banggar) berjumlah sekitar 18 orang.

Sebelum dilakukan kunker ke Bali, pada Senin lalu (13/7), ada kegiatan rapid test. Di mana dari kegiatan rapid test tersebut ada 4 orang dinyatakan reaktif. “Ada 4 orang rapid test reaktif, tapi setelah dilakukan tes lanjutan, hasilnya negatif,” ujar Abdul Mujib, ketua DPRD Selasa lalu (14/7). Sayang Mujib enggan menyebutkan nama anggota DPRD yang reaktif.

Senin (20/7) santer terdengar kabar 1 anggota DPRD positif korona dari hasil swab yang dilakukan setelah pulang dari kunjungan kerja. Anggota yang dikabarkan positif tersebut masuk dalam 4 orang yang sebelumnya reaktif rapid test.

Anggota tersebut dikabarkan positif setelah mengikuti swab pada tanggal 17 Juli 2020. Saat dikonfirmasi kepastian anggota DPRD positif korona, Mujib membantah kabar anggota DPRD positif korona.

“Kami menerima surat tertutup yang tidak untuk diungkap di publik. Makanya hari ini dilakukan swab kepada anggota DPRD dan staf. Hasilnya akan kami sampaikan nanti ke teman-teman jurnalis,” ujarnya.

Saat didesak kembali dengan kabar anggota DPRD Positif, Mujib juga kembali menegaskan hal yang sama terkait surat tertutup tersebut. Terkait tes swab yang dilakukan saat ini adalah menindaklanjuti hasil tes swab positif staf sekwan sebelumnya. Sehingga demi keamanan semua maka akhirnya dilakukan tes swab masal kepada seluruh anggota DPRD.

“Sebelumnya kan ada staf sekwan yang positif, kemudian dilakukan rapid test ke anggota DPRD. Sekarang kami lanjutkan dengan tes yang lebih tinggi akurasinya yaitu Swab ini” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Mukhlas Kurniawan, wakil ketua DPRD. Politikus dari Partai Golkar tersebut mengaku, tidak tahu kalau rekannya positif Covid 19.

Sementara itu dr Abraar HS Kuddah, Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Probolinggo, belum menanggapi permintaan konfirmasi kepastian anggota DPRD positif korona.

Sebelumnya, 1 orang staf sekwan DPRD Kota Probolinggo dipastikan positif korona. Warga asal Desa Gili Ketapang, kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo ini sudah dilakukan isolasi di rumah sehat milik Gugus Tugas Covid-19 Kota Probolinggo. (put/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Salah satu anggota DPRD Kota Probolinggo dikabarkan positif korona usai pulang dari kunjungan kerja dari Bali, pekan lalu. Senin (20/7) semua anggota DPRD Kota Probolinggo mengikuti tes swab. Pelaksanaan tes swab ini dilakukan di ruang Komisi 3 dengan melibatkan beberapa petugas berpakaian APD lengkap.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tidak semua anggota DPRD mengikuti kunker ke bali. Kunjungan kerja ini hanya diikuti oleh anggota DPRD yang berada di badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (banggar) berjumlah sekitar 18 orang.

Sebelum dilakukan kunker ke Bali, pada Senin lalu (13/7), ada kegiatan rapid test. Di mana dari kegiatan rapid test tersebut ada 4 orang dinyatakan reaktif. “Ada 4 orang rapid test reaktif, tapi setelah dilakukan tes lanjutan, hasilnya negatif,” ujar Abdul Mujib, ketua DPRD Selasa lalu (14/7). Sayang Mujib enggan menyebutkan nama anggota DPRD yang reaktif.

Senin (20/7) santer terdengar kabar 1 anggota DPRD positif korona dari hasil swab yang dilakukan setelah pulang dari kunjungan kerja. Anggota yang dikabarkan positif tersebut masuk dalam 4 orang yang sebelumnya reaktif rapid test.

Anggota tersebut dikabarkan positif setelah mengikuti swab pada tanggal 17 Juli 2020. Saat dikonfirmasi kepastian anggota DPRD positif korona, Mujib membantah kabar anggota DPRD positif korona.

“Kami menerima surat tertutup yang tidak untuk diungkap di publik. Makanya hari ini dilakukan swab kepada anggota DPRD dan staf. Hasilnya akan kami sampaikan nanti ke teman-teman jurnalis,” ujarnya.

Saat didesak kembali dengan kabar anggota DPRD Positif, Mujib juga kembali menegaskan hal yang sama terkait surat tertutup tersebut. Terkait tes swab yang dilakukan saat ini adalah menindaklanjuti hasil tes swab positif staf sekwan sebelumnya. Sehingga demi keamanan semua maka akhirnya dilakukan tes swab masal kepada seluruh anggota DPRD.

“Sebelumnya kan ada staf sekwan yang positif, kemudian dilakukan rapid test ke anggota DPRD. Sekarang kami lanjutkan dengan tes yang lebih tinggi akurasinya yaitu Swab ini” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Mukhlas Kurniawan, wakil ketua DPRD. Politikus dari Partai Golkar tersebut mengaku, tidak tahu kalau rekannya positif Covid 19.

Sementara itu dr Abraar HS Kuddah, Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Probolinggo, belum menanggapi permintaan konfirmasi kepastian anggota DPRD positif korona.

Sebelumnya, 1 orang staf sekwan DPRD Kota Probolinggo dipastikan positif korona. Warga asal Desa Gili Ketapang, kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo ini sudah dilakukan isolasi di rumah sehat milik Gugus Tugas Covid-19 Kota Probolinggo. (put/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/