alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Kalah Lagi, Mental-Fisik Persekap Banyak Terkuras

PASURUAN Mentalitas pemain Persekap, benar-benar dipertaruhkan dalam laga uji coba melawan Persijap Jepara, Sabtu (20/7). Bayu Handika cs itu, kali pertama melakoni laga uji coba di luar homebase-nya.

Para pemain Persekap, juga harus tampil di hadapan para suporter tim tuan rumah. Hal itu ternyata menjadi salah satu dampak pada hasil laga. Persekap harus menelan kekalahan dengan skor 1-0.

Pelatih Persekap Aris Budi Prasetyo menyebut, laga uji coba ini menjadi momen penting bagi timnya. Terutama, untuk menambah jam terbang. “Apalagi yang dihadapi notabene tim yang levelnya di atas kami,” ujarnya.

Pertandingan yang tersaji di Gelora Bumi Kartini, itu berlangsung sengit. Tim tuan rumah yang mendapat suntikan para pendukungnya berupaya menekan tim tamu. Jual-beli serangan sempat terjadi. Meski hingga turun minum tidak satupun gol dihasilkan dua tim.

Babak kedua menjadi ajang meraup poin bagi Persijap. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat, itu mulai mencari celah untuk menembus pertahanan Persekap. Tak lama kemudian, tim besutan Pabio Olviera, itu berhasil mencetak gol.

Umpan yang diterima striker Ari Ridwan mampu dikontrol dengan baik. Pemain belakang Persekap tak mampu membendungnya. Ari berhasil mencatat namanya pada papan skor di menit ke 65.

Tertinggal satu gol, arek-arek Persekap berambisi menyamakan kedudukan. Laskar Suropati -julukan Persekap- juga menata pola penyerangan secara lebih rapi. Sayang, kerja keras mereka tak berhasil. Hingga menit akhir, Persijap unggul dengan skor 1-0.

Usai pertandingan, Aris menyampaikan jika pola permainan anak asuhnya mulai mengalami peningkatan. Setidaknya hal itu terlihat dari transisi bola dari lini pertahanan ke depan. “Hanya saja memang anak-anak terkendala di fisiknya. Terkuras dalam perjalanan yang cukup jauh. Recovery-nya kurang,” ujarnya.

Dia juga menegaskan hasil laga uji coba itu akan dievaluasi penuh. Tak hanya fisik pemain, tapi juga mengasah kembali teknik permainan hingga penyelesaian akhir. “Kami benahi lagi apa saja yang masih kurang dikuasai anak-anak. Kalau fisik sudah pasti, nanti juga akan kami pertajam lagi mengenai finishing touch. Ini yang belum ada di mereka,” ujarnya. (tom/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.

Pemkab Probolinggo Ajukan 21 Raperda, Dibahas Tahun Depan

Pemkab Probolinggo, memiliki cukup banyak rancangan peraturan daerah (perda) yang perlu segera dibahas bersama DPRD.