alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

5 Komplotan Pencuri yang “Obok-obok” Tegalsiwalan Ditangkap, 2 Didor

TEGALSIWALAN – Rentetan sejumlah aksi pencurian di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, berhasil diungkap. Saat ini polisi telah berhasil mengamankan 5 komplotan pelaku. Polisi masih memburu tiga terduga pelaku lainnya.

Dari lima pelaku yang ditangkap itu, polisi “menghadiahi” dua pelakunya dengan timah panas. Itu, lantaran kedua pelaku memberikan perlawanan saat hendak ditangkap petugas. Dua pelaku yang kakinya tertembus timah panas itu adalah Slamet, 38, Desa Gunung Tengu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang dan Sules, warga Dusun Gunung Damai RT 1/RW 6, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Sementara tiga pelaku lainnya adalah Ahmad Fauzi alias Uzi, 20 dan Sapi alias Osnan, 45, keduanya tercatat warga Dusun Gunung Damai RT 1/ RW 6, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Serta Ahmad Salim, 28, warga Dusun Kosambi, Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Kamis (20/6), Polsek Tegalsiwalan merilis kasus komplotan pencurian di sejumlah lokasi kejadian itu. Kelima pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditangkap di waktu dan tempat berbeda.

Pengungkapan itu bermula dari patroli rutin yang digelar Rabu (12/6). Di jalan Dusun Curah Bubur, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, petugas mendapati Achmad Fauzi alias Uzi gerak-geriknya mencurigakan. Ia didapati membawa senjata tajam berupa celurit.

“Setelah dikembangkan, rupanya Fauzi telah melakukan pencurian hewan ternak berupa sapi dan motor. Oleh sebab itu, kami langsung kembangkan pada pelaku lainnya,” terang Kapolsek Tegalsiwalan AKP Ida Bagus Gede.

Dari nama Fauzi, polisi mendapat sejumlah nama lain komplotannya. Selanjutnya, menangkap Sules, Sapi, dan Slamet. Serta terakhir, menangkap Ahmad Salim. “Sules dan Slamet terpaksa ditembak oleh anggota lantaran melawan puetugas,” jelas perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Hasil pengembangan polisi, kelima pelaku ini merupakan komplotan pencurian. Masih ada tiga pelaku lain yang kini tengah diburu polisi. Yakni, Al, Sh dan Sn, warga Desa Tigasan Wetan dan Tigasan Kulon, Leces. Komplotan ini diketahui melakukan aksi pencurian di sejumlah lokasi wilayah Kecamatan Tegalsiwalan. Aksi pencurian itu dilakukan dalam kurun tahun 2018 hingga 2019. Tiap melakukan aksinya, pelakunya berganti-ganti (selengkapnya lihat infografis).

Polisi juga menduga komplotan ini tak hanya beraksi di Tegalsiwalan. “Jadi, selain di Kabupaten Probolinggo, mereka juga bergerak di Lumajang. Makanya ini banyak juga yang menanyakan terkait dengan komplotan tersebut,” imbuh Bagus.

Saat dirilis, kelima pelaku enggan memberi penjelasan saat diwawancarai. Hanya para pelaku mengaku rata-rata diajak Fauzi saat beraksi. Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan untuk menangkap tiga pelaku lainnya yang menjadi DPO.

Aparat kepolisian juga terus mengembangkan kasus itu. “Mulai dari DPO, barang hasil curian kemana, dan juga apakah ada komplotan lainnya,” terang Kapolsek. (rpd/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Bank Indonesia Gulirkan Beasiswa Satu Juta Tiap Bulan

Masing-masing mahasiswa itu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 1 juta tiap bulan selama setahun mulai Januari 2021.

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.

Mau ke Blitar, Ambulans Muat Jenazah Terbakar di Tol Gempan

Keluarga yang mengendarai di belakang ambulans sempat melihat, ambulans mengeluarkan percikan api dari knalpot. Seketika itu ambuilans berhenti