Nasib Tak Jelas, Buruh Kotak Jam PT Boxtime Indonesia Keleleran di Depan Pabrik

TUNGGU KEJELASAN: Puluhan buruh pabrik PT Boxtime Indonesia di kawasan PIER, berada di depan pabrik. Mereka tak bisa masuk karena tak diperkenankan masuk sejak lama. (Foto: IWan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

REMBANG – Puluhan buruh pabrik PT Boxtime Indonesia, keleleran di depan perusahaan. Mereka terpaksa menduduki depan kantor perusahaan di kawasan PIER itu, setelah tak memperoleh kejelasan atas nasib mereka.

Aksi itu sudah berlangsung sejak beberapa waktu yang lalu. Mereka tak bisa masuk kerja, dengan alasan adanya evaluasi dari perusahaan. Sementara, mereka juga tidak mendapatkan pesangon, jika memang di-PHK.

Ibnu Rizal, korlap aksi menguraikan, persoalan itu bermula sejak 10 Desember 2018. Ketika itu, sebanyak 51 karyawan tetap perusahaan setempat, mendapat panggilan dari pihak perusahaan.

Mereka kemudian mendapatkan surat, yang bunyinya menyatakan kalau mereka di-PHK. “Bunyi surat itu menyebutkan, kalau kami tidak lagi bekerja di sini. Alasannya, karena ada evaluasi bukan efisiensi,” jelas Ibnu.

Sejak itulah, ia dan rekan-rekannya tidak lagi diperkenankan masuk ruang produksi. Mereka hanya bisa berada di area perusahaan, namun tidak diperkenankan masuk ruang produksi.

Hingga 14 Desember 2018 kemudian. Mereka pun tak lagi diperkenankan berada di area dalam perusahaan. “Kami tidak lagi diperkenankan masuk area perusahaan. Karena itulah, kami berada di luar pagar perusahaan ini, sampai menunggu kejelasan dari perusahaan,” ungkapnya.

Ibnu menguraikan, nasibnya dan rekan-rekannya memang terkatung-katung. Selain tidak bisa masuk kerja, mereka juga tidak mendapatkan pesangon.

Belum ada konfirmasi dari pihak perusahaan. Mansur, salah satu security perusahaan kotak jam itu mengungkapkan, kalau pihak manajemen sedang tidak ada di kantor. “Manajemen tidak ada mas. Sedang tugas di luar,” pungkasnya. (one/fun)