alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Menang Lawan PSIP, Ini yang Harus Dilakukan Persekap sebelum Laga Away

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kemenangan atas PSIP Pemalang membuat Persekap punya peluang besar untuk lolos ke zona nasional. Tim berjuluk Laskar Suropati tersebut hanya perlu meraih seri atau minimal tak kebobolan tiga gol saat away ke kandang PSIP pada 23 November mendatang.

Jika menang, maka Persekap akan menghadapi Sleman United yang memang sudah menanti pemenang antara Persekap atau PSIP. Nah, pemenang dalam laga melawan Sleman United inilah yang akan lolos ke 32 besar atau Zona Jawa.

Berkaca pada laga melawan PSIP Pemalang, Persekap memang harus bermain lebih sabar. Sebab, buah kesabaran itulah yang membuat The Lasser (sebutan Persekap, Red) berhasil menekuk lawan dengan skor cukup telak.

“Saat meladeni PSIP lalu, saya lihat defend masih kurang dan koordinasi belum optimal. Bahkan anak-anak sempat terbawa permainan PSIP sehingga lawan sempat mencetak gol. Ini yang perlu diwaspadai saat away nanti,” beber Aris Budi, allenatore Persekap.

Beruntung saat itu, Aris Budi langsung menginstruksikan para pemainnya supaya lebih sering menempel pemain PSIP. Lebih bermain cepat, sehingga Persekap tetap menjaga laga dan menutupnya dengan kemenangan.

“Saat away, kuncinya anak-anak harus menjaga kesabaran. Karena dalam laga away, apapun bisa terjadi. Apalagi bila emosi dan ikut permainan PSIP yang sebenarnya lebih slow. Jangan sampai emosi pemain membuat rugi tim. Seperti saat menghadapi Persekabpas di babak penyisihan lalu. Waktu itu, anak-anak sudah bermain bagus. Tapi karena emosi, akhirnya ada yang kena kartu merah dan permainan jadi berubah jelek,” beber pelatih yang pernah menjadi pemain Timnas tersebut.

Dalam laga away nanti, Persekap hanya cukup meraih hasil seri. Atau jika kalah, jangan sampai selisih gol lebih dari tiga. Dia pun yakin Persekap bisa membawa pulang poin. “Tinggal selangkah lagi. Jika menang, Sleman United sudah menanti. Bila menang lagi, maka masuk ke 32 besar zona nasional,” terang Aris Budi.

Hanya saja saat away nanti, ada kendala yang dihadapi Aris Budi. Kemungkinan besar, Aris Budi absen menemani Bayu Handika cs lantaran harus mengikuti paripurna. Tugasnya akan digantikan Dwi Permana dan Zainal Ichwan selaku asisten pelatih.

“Kemungkinan kami baru akan berangkat Jumat (22/11), meski idealnya Kamis supaya bisa merasakan venue di sana. Tapi tahu sendiri kan kondisi Persekap seperti apa?” terang Aris Budi. (fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.

Mau ke Blitar, Ambulans Muat Jenazah Terbakar di Tol Gempan

Keluarga yang mengendarai di belakang ambulans sempat melihat, ambulans mengeluarkan percikan api dari knalpot. Seketika itu ambuilans berhenti

Enam Pegawai BPBD Kab Probolinggo Positif Covid-19

Dari 60 pegawai yang di-swab, sebanyak 6 pegawai terkonfirmasi positif covid-19.