alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Tangkap Elang Bido di Binor, PRSI Serahkan ke BKSDA

KANIGARAN, Radar Bromo – Di Kabupaten Probolinggo, masih terdapat banyak satwa yang dilindungi. Salah satunya di kawasan Desa Binor, Kecamatan Paiton. Bahkan, ada seorang warga yang berhasil menangkap elang bido.

Namun, Sabtu (19/9) seekor elang itu diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur. Sejenis elang besar itu diserahkan komunitas Pecinta Rimba Satwa Liar Indonesia (PRSI) Probolinggo ke kantor BKSDA di jalan Mastrip, Kota Probolinggo.

Salah seorang pengurus Komunitas PRSI Probolinggo Zainal Abidin, 40, mengaku mengetahui ada waga yang menangkap elang itu secara tidak sengaja. Yakni, ketika jalan-jalan bersama anggotanya, Jumat (18/9) siang. Warga yang mendapatkan burung itu mengaku, memperoleh burungnya Jumat (18/9) pagi.

Mendapati itu, Zainal mengaku berusaha memberi pengertian kepada warga tersebut. Akhirnya, ia bersedia melepasliarkan burungnya. Karenanya, elang bido yang tertangkap di Desa Binor, Kecamatan Paiton, itu diserahkan kepadanya untuk dilepasliarkan.

“Setelah kami berkoordinasi dengan BKSDA, maka secara prosedural elang itu harus diberikan kepada BKSDA dulu untuk dilakukan pemeriksaan dan lainnya. Kemudian, barulah dirilis atau dilepasliarkan sesuai dengan habitatnya,” ujarnya, kemarin.

Zainal berharap, elang bido itu akan dilepasliarkan di Binor. Sehingga, kembali ke habitatnya. “Jadi, daripada ditaruh di tempat satwa atau lainnya, lebih baik dilepasliarkan. Harapannya, jika dilepasliarkan lokasinya seperti saat ditangkap, yakni di Binor,” ujarnya.

Kepala BKSDA Sesi 6 Probolinggo Sudartono mengatakan, elang bido yang termasuk kategori elang yang dilindungi dan sudah diterima oleh petugas BKSDA. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan. Usai diperiksa, nantinya akan dilepasliarkan kembali sesuai habitatnya. “Setelah ditaruh di balai, nanti akan dilepasliarkan di habitatnya sana, yakni di Binor,” katanya. (rpd/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Pilang Dilalap Api

Akibat lupa mematikan kompor, dapur milik Sunarsih, 50, warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terbakar, Selasa (27/10) pagi.

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.