alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Mulai Berlakukan Denda Uang Pelanggar Protokol Kesehatan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo mulai memberlakukan denda uang bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di wilayahnya. Kebijakan itu resmi diberlakukan sejak Jumat (18/9) saat operasi yustisi digelar.

Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Efendi menerangkan, Pemkot Probolinggo memang mulai memberlakukan denda pada operasi yustisi sejak Jumat (18/9). Besarnya denda maksimal Rp 250 ribu.

Agus menjelaskan, besarnya denda disesuaikan Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 2/2020 tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 1/2019 tentang Penyelenggaraan  Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. Pada Perda itu, diatur denda maksimal bagi pelanggar prokes sebesar Rp 250 ribu.

Dalam penerapannya di lapangan, besarnya denda diputuskan oleh hakim melalui sidang. “Saat sidang hakim menanyakan pekerjaan, gaji dan alasan tak bermasker dari pelanggar,” terang Agus.

Pada hari pertama pemberlakuan denda, enam pelanggar terjaring operasi yustisi. Dari enam pelanggar itu, dua orang dikenakan denda Rp 50 ribu oleh hakim. Empat yang lain beragam. Ada yang didenda Rp 20 ribu, ada yang didenda Rp 30 ribu.

Sidang sendiri dilakukan di GOR A Yani, Jalan dr Soetomo Kota Probolinggo. Sidang dipimpim hakim, juga diikuti jaksa dan panitera. Sementara operasinya bisa dilakukan di wilayah manapun di kota. Rencananya, jadwal sidang dilakukan setiap hari di hari aktif. Yaitu, Senin hingga Jumat.

“Jadi misalnya kena operasi yustisi di Pasar Baru, maka sidang tetap dilakukan di GOR A. Yani. Motor pelanggar dibawa petugas ke GOR A. Yani sedangkan orangnya dibawa pakai mobil. Langsung disidangkan di GOR A. Yani, hari itu juga,” jelasnya.

Sementara saat tidak ada jadwal sidang, warga yang melanggar prokes disanksi pembinaan oleh Satpol PP dengan mengacu pada Perwali Nomor 80/2020. Yaitu  tentang Panduan Teknis Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Misalnya pada Sabtu dan Minggu, maka pelanggarnya tidak dikenakan denda. Hanya diberi pembinaan sesuai Perwali Nomor 80/2020. Bisa berupa push up atau lainnya. Yang jelas bukan denda uang, karena Perwali tidak mengatur denda uang,” tambahnya.

Agus menambahkan, operasi yustisi itu sendiri akan terus dilakukan sampai warga patuh dan taat. Tujuan akhirnya demi kebaikan masyarakat agar tak tertular Covid-19. (rpd/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.