alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Sepekan Sudah Gelar Dua Kali Mutasi, Terbaru 2 Posisi Pejabat Dilukir

DRINGU, Radar Bromo Baru Kamis (13/8) lalu Bupati Probolinggo melakukan mutasi sejumlah pejabat eselon di Kabupaten Probolinggo. Rabu (19/8), sebanyak 27 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Probolinggo kembali dimutasi. Ada dua pejabat eselon II yang posisinya dilukir.

Dua pejabat eselon II yang dilukir itu adalah dr. Anang Boedi Yoelijanto, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Posisinya tukar dengan dr. Shodiq Tjahjan Tjahjono yang menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko di Pendapa Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/8) sore. Kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan.

Tempat duduk antarpeserta berjarak kurang lebih 2 meter. Sebelum masuk area pendapa, para pejabat dan tamu undangan mencuci tangan dengan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh serta menggunakan masker.

Pejabat struktural yang dimutasi terdiri atas 2 orang pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 2 orang pejabat administrator (eselon III), 23 orang pejabat pengawas (eselon IV).

Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan, mutasi hal yang rutin dalam rangka pembinaan karier pegawai dalam jalannya roda pemerintahan. “Apapun yang diamanatkan Pemkab Probolinggo harus disyukuri dan husnudhon,” katanya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, lanjut Wabup, tugas ke depan dan tuntutan masyarakat akan lebih tinggi. Maka, mereka harus mampu menjawab tuntutan tersebut sekaligus mensejahterakan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Selanjutnya, saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk segera melakukan konsolidasi dengan setiap pegawai di OPD masing-masing agar perubahan komposisi jabatan ini tidak mengganggu kinerja, bahkan bisa meningkatkan semangat kerja para pegawai,” tegasnya.

Wabup juga meminta agar mempelajari dan memahami tupoksi serta lingkungan kerja masing-masing secara cepat dan akurat sehingga proses adaptasi pegawai berjalan secara cepat pula.

“Kembangkan selalu skill dan seni kepemimpinan, sehingga saudara bisa mengoptimalkan potensi sumber daya manusia di OPD masing-masing dalam meraih capaian-capaian kinerja. Dorong dan bimbinglah setiap staf agar bisa mengembangkan kemampuannya dalam melaksanakan kerja secara optimal,” tegas Wabup. (mas/fun)

DRINGU, Radar Bromo Baru Kamis (13/8) lalu Bupati Probolinggo melakukan mutasi sejumlah pejabat eselon di Kabupaten Probolinggo. Rabu (19/8), sebanyak 27 pejabat struktural di lingkungan Pemkab Probolinggo kembali dimutasi. Ada dua pejabat eselon II yang posisinya dilukir.

Dua pejabat eselon II yang dilukir itu adalah dr. Anang Boedi Yoelijanto, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes). Posisinya tukar dengan dr. Shodiq Tjahjan Tjahjono yang menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Pelantikan dipimpin oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko di Pendapa Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Rabu (19/8) sore. Kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan.

Tempat duduk antarpeserta berjarak kurang lebih 2 meter. Sebelum masuk area pendapa, para pejabat dan tamu undangan mencuci tangan dengan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh serta menggunakan masker.

Pejabat struktural yang dimutasi terdiri atas 2 orang pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 2 orang pejabat administrator (eselon III), 23 orang pejabat pengawas (eselon IV).

Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan, mutasi hal yang rutin dalam rangka pembinaan karier pegawai dalam jalannya roda pemerintahan. “Apapun yang diamanatkan Pemkab Probolinggo harus disyukuri dan husnudhon,” katanya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, lanjut Wabup, tugas ke depan dan tuntutan masyarakat akan lebih tinggi. Maka, mereka harus mampu menjawab tuntutan tersebut sekaligus mensejahterakan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Selanjutnya, saya minta kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk segera melakukan konsolidasi dengan setiap pegawai di OPD masing-masing agar perubahan komposisi jabatan ini tidak mengganggu kinerja, bahkan bisa meningkatkan semangat kerja para pegawai,” tegasnya.

Wabup juga meminta agar mempelajari dan memahami tupoksi serta lingkungan kerja masing-masing secara cepat dan akurat sehingga proses adaptasi pegawai berjalan secara cepat pula.

“Kembangkan selalu skill dan seni kepemimpinan, sehingga saudara bisa mengoptimalkan potensi sumber daya manusia di OPD masing-masing dalam meraih capaian-capaian kinerja. Dorong dan bimbinglah setiap staf agar bisa mengembangkan kemampuannya dalam melaksanakan kerja secara optimal,” tegas Wabup. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/