alexametrics
25 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Sembunyikan Pil Dextro di Dapur, Hilal Diciduk Polisi

KRAKSAAN – Gara-gara tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi, Hilal Paksi, 30 warga Desa/ Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dibekuk polisi, Sabtu (18/8). Ia tidak dapat berkutik saat digerebek Satreskoba Polres Probolinggo di rumahnya.

Hilal dibekuk karena disangka menjadi pengedar pil jenis Dextro. Dia dibekuk polisi sekitar pukul 16.30. Polisi sempat dibuat bingung karena tersangka cukup pintar menyembunyikan ratusan butir pil Dextro itu.

Namun, akhirnya polisi menemukan ratusan pil milik tersangka yang disembuyikan di bawah tumpukan kayu di dapurnya.

Kasat Reskoba Polres Probolinggo AKP Herly Sanjaya mengatakan, tersangka sudah lama menjadi target operasi. Sebab, dari pengaduan masyarakat, tersangka sering mengedarkan pil Dextro. “Tersangka kami amankan di rumahnya. Dia sudah lama menjadi TO kami,” ujarnya.

Herly mengatakan, bersama tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti 756 butir pil Dextro. Ratusan pil itu disimpan tersangka di bawah tumpukan kayu di dapurnya.

Awalnya, bapak satu anak itu juga sempat mengelak dan tidak mau menunjukkan pilnya. “Tersangka dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya. (mas/rud/mie)

KRAKSAAN – Gara-gara tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi, Hilal Paksi, 30 warga Desa/ Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dibekuk polisi, Sabtu (18/8). Ia tidak dapat berkutik saat digerebek Satreskoba Polres Probolinggo di rumahnya.

Hilal dibekuk karena disangka menjadi pengedar pil jenis Dextro. Dia dibekuk polisi sekitar pukul 16.30. Polisi sempat dibuat bingung karena tersangka cukup pintar menyembunyikan ratusan butir pil Dextro itu.

Namun, akhirnya polisi menemukan ratusan pil milik tersangka yang disembuyikan di bawah tumpukan kayu di dapurnya.

Kasat Reskoba Polres Probolinggo AKP Herly Sanjaya mengatakan, tersangka sudah lama menjadi target operasi. Sebab, dari pengaduan masyarakat, tersangka sering mengedarkan pil Dextro. “Tersangka kami amankan di rumahnya. Dia sudah lama menjadi TO kami,” ujarnya.

Herly mengatakan, bersama tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti 756 butir pil Dextro. Ratusan pil itu disimpan tersangka di bawah tumpukan kayu di dapurnya.

Awalnya, bapak satu anak itu juga sempat mengelak dan tidak mau menunjukkan pilnya. “Tersangka dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya. (mas/rud/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/