alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Kecelakaan Tewaskan Seorang Ibu di Gempol, Sopir Truk Tersangka

GEMPOL – Penyidikan maraton dilakukan atas kecelakaan yang menyebabkan satu korban tewas dan dua luka-luka di Kejapanan, Kecamatan Gempol. Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan pun menetapkan sopir truk boks sebagai tersangka. Yaitu, Sumarnianto, 46, warga Wonokusumo, Surabaya.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Erika Purwana Putra didampingi Kanit Laka Iptu Marti menegaskan, tersangka Sumarnianto dijerat pasal 310 ayat (4) UU LLAJ. Dia terancam hukuman maksimal enam tahun penjara. Kini, tersangka mendekam di sel Mapolres Pasuruan.

“Sopir truk boks resmi kami tetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Kejapanan. Posisinya di pihak bersalah dan tidak menguntungkan,” jelas AKP Erik, panggilannya.

Penetapan sopir boks sebagai tersangka menurutnya, didasarkan pada hasil penyidikan di lapangan. Di antaranya, hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi.

Dari penyelidikan itu, menurut AKP Erik, diperoleh sejumlah fakta penting. Di antaranya, saat kejadian truk boks melaju dari selatan ke utara di jalur cepat atau lajur kanan. Namun, tiba-tiba truk boks pindah lajur ke kiri, menghindari jalan bergelombang di depannya.

“Saat pindah lajur itulah, bak dari truk boks menyerempet motor Yamaha Mio yang dinaiki korban sekeluarga. Korban bersama anak dan istrinya ini berjalan searah dengan truk boks di jalur lambat atau lajur kiri,” terangnya.

Begitu diserempet truk boks, menurut AKP Erik, pengendara dan penumpang Yamaha Mio langsung jatuh. Pengendaranya, M Firman Ariyanto, 22, beserta bayinya, Revi Virda Rahmadhani, 3 bulan, selamat. Firman luka ringan, sementara bayinya luka berat. Namun, istri Firman yaitu Elda Wahyuni, 20, tewas di lokasi kejadian.

Kecelakaan itu sendiri terjadi di Jalan Raya Jurusan Surabaya-Malang, tepatnya di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Firman yang mengendarai motor Yamaha Mio membonceng istrinya, Elda Wahyuni. Dalam gendongan Elda, ada Revi Virda Rahmadhani, 3 bulan. Ketiganya dari Sidoarjo dan hendak pulang menuju Gempol. (zal/hn/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.