alexametrics
28C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Sidak ke Pertokoan, Wali Kota Minta Pisahkan Makanan Mengandung Babi

MAYANGAN,Radar Bromo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Pemkot Probolinggo turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pertokoan. Hasilnya, banyak temuan yang harus diperbaiki pengelola pertokoan. Salah satunya, bercampurnya produk makanan yang mengandung daging babi dengan makanan lainnya.

Hal itu ditemukan di Toserba Graha Mulia Kota Probolinggo. Tim menemukan tidak adanya keterangan produk makanan yang berbahan baku daging babi di rak penjualan. Makanan itu ditempatkan bercampur dengan makanan berbahan daging sapi dan ayam.

“Ada bahan makanan dari pork (babi) yang campur dengan makanan lainnya. Kami sarankan ada tulisan, supaya masyarakat mengetahui. Kalau tidak ada tulisan begini, tidak tahu,” ujar Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

Karenanya, petugas kemudian menurunkan stok makanan yang dimaksud dari rak dan diserahkan kepada petugas toko. Selain itu, tim juga menemukan produk makanan dan minuman yang tidak layak edar karena kemasannya rusak. Mereka juga memeriksa parsel Lebaran yang disiapkan di supermarket.

Produk yang tidak layak edar ini antara lain kaleng penyok, penulisan izin edar tidak sesuai, serta produk tanpa kode produksi. Bahkan, ada yang kedaluwarsa. “Pemantauan ini harus kami lakukan supaya masyarakat berbelanja kebutuhan dengan tenang selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujar Hadi.

Bila Wali Kota sidak ke Toserba Graha Mulia, Wakil Wali Kota Probolinggo Moch. Soufis Subri bersama timnya mendapat tugas menuju Kurnia Damai Sejahtera (KDS). Ternyata, di sana juga banyak ditemukan barang tak layak edar. “Di KDS ada beberapa produk yang izinnya harus diperbaharui. Juga ditemukan kemasan makanan yang penyok,” ujar Plt Kepala DKP2KB Kota Probolinggo NH Hidayati. (put/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU