PKS Tunjuk Kader Internal sebagai Bacawali, Selanjutnya Perkuat Komunikasi Politik

PASURUAN, Radar Bromo – Memiliki tiga kursi di DPRD Kota Pasuruan, PKS yakin bisa memasang bidak dalam Pilwali 2020. PKS memastikan akan mengusung kader internalnya sendiri.

Sebelumnya, PKS menggelar pemilihan internal yang diikuti seluruh pengurus. Mulai dari ketua ranting, ketua cabang, hingga pengurus DPD. Pemilihan raya itu ditempuh guna menjaring nama-nama kader internal yang akan diusung PKS.

“Kemudian disampaikan pada pengurus wilayah Jawa Timur. Dan PKS telah merekomendasikan tiga nama dari kader internal,” kata Ketua DPD PKS Kota Pasuruan Ismu Hardiyanto.

Ketiganya ialah M Suci Mardiko, Ismu Hardiyanto, dan Imam Joko Sih Nugroho. Hanya saja, dua nama terakhir diminta untuk tak meninggalkan jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Pasuruan.

“Agar berkonsentrasi pada amanah yang diberikan masyarakat sebagai anggota dewan. Sehingga, PKS men-support M Suci Mardiko atau Mas Koko,” ulas Ismu.

Partainya menilai Koko sebagai figur yang tepat sebagai bakal calon wakil wali kota (bacawali). Apalagi, Koko juga pernah menduduki kursi dewan pada periode yang lalu. Ismu memastikan partainya akan membulatkan dukungan kepada Koko ke depannya.

“Selanjutnya, kami akan lebih meningkatkan komunikasi politik dengan figur-figur bakal calon wali kota lainnya maupun dengan partai politik,” bebernya.

Begitu pula terkait pasangan yang nantinya bakal disandingkan dengan Koko. Kata Ismu, pihaknya akan mengikuti dinamika politik di Kota Pasuruan sampai mendekati masa pendaftaran calon di KPU.

“Tim Pemenangan Pilkada nanti yang melakukan komunikasi politik dengan semua kandidat. Lalu, partai politik melakukan survei dan mengamati setiap perkembangan secara objektif,” jelasnya.

Hal itu pula yang ia tekankan dalam Rakorda PKS yang digelar Minggu (19/1). “Ada dua agenda besar dalam Rakorda PKS hari ini, merumuskan program kegiatan 2020 dan mulai menggerakkan mesin pemenangan Pilwali 2020,” tandasnya. (tom/hn)