alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Dari 2.324 Pelamar, Sebanyak 378 Pendaftar di CPNS Pemkot Pasuruan Tak Lolos Administrasi

PASURUAN, Radar Bromo – Pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkot Pasuruan juga tinggi. Dari 166 formasi yang dibutuhkan, ada 2.324 orang yang mendaftar.

Dari jumlah itu, sebanyak 378 pelamar dinyatakan tidak lolos administrasi. Akan tetapi, pelamar yang tidak lolos administrasi, masih diberi waktu untuk menyampaikan sanggahan.

“Masa sanggah diberikan selama tiga hari setelah hasil seleksi tahap pertama diumumkan, yaitu berakhir hari ini (19/12),” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan, Mokhamad Faqih.

Menurut Faqih, sanggahan itu bisa diterima panitia seleksi (pansel) jika kesalahan yang ada, bukan dari pihak pelamar. Kendati demikian, sanggahan yang disampaikan bukan untuk mengubah dokumen pendaftaran. Melainkan hanya menyampaikan keberatan atas hasil seleksi.

“Sanggahan yang diajukan pelamar bukan untuk menambah atau mengganti dokumen yang sudah diunggah saat pendaftaran,” jelasnya.

Nah, ratusan pelamar yang dinyatakan tidak lolos itu juga dikarenakan beberapa faktor. Beberapa di antaranya karena dokumen pendaftaran tidak lengkap. Juga karena persyaratan yang tidak terpenuhi.

Dalam pengumuman, ada juga pelamar yang dinyatakan tidak lolos karena surat lamaran ditulis tangan. Beberapa di antaranya juga salah dalam menuliskan tujuan surat lamaran. Seharusnya surat lamaran ditujukan kepada Plt Wali Kota Pasuruan, namun tertulis Bupati Pasuruan.

“Setelah masa sanggah berakhir, akan ada pengumuman ulang hasil seleksi administrasi paling lambat 26 Desember,” ujarnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkot Pasuruan juga tinggi. Dari 166 formasi yang dibutuhkan, ada 2.324 orang yang mendaftar.

Dari jumlah itu, sebanyak 378 pelamar dinyatakan tidak lolos administrasi. Akan tetapi, pelamar yang tidak lolos administrasi, masih diberi waktu untuk menyampaikan sanggahan.

“Masa sanggah diberikan selama tiga hari setelah hasil seleksi tahap pertama diumumkan, yaitu berakhir hari ini (19/12),” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan, Mokhamad Faqih.

Menurut Faqih, sanggahan itu bisa diterima panitia seleksi (pansel) jika kesalahan yang ada, bukan dari pihak pelamar. Kendati demikian, sanggahan yang disampaikan bukan untuk mengubah dokumen pendaftaran. Melainkan hanya menyampaikan keberatan atas hasil seleksi.

“Sanggahan yang diajukan pelamar bukan untuk menambah atau mengganti dokumen yang sudah diunggah saat pendaftaran,” jelasnya.

Nah, ratusan pelamar yang dinyatakan tidak lolos itu juga dikarenakan beberapa faktor. Beberapa di antaranya karena dokumen pendaftaran tidak lengkap. Juga karena persyaratan yang tidak terpenuhi.

Dalam pengumuman, ada juga pelamar yang dinyatakan tidak lolos karena surat lamaran ditulis tangan. Beberapa di antaranya juga salah dalam menuliskan tujuan surat lamaran. Seharusnya surat lamaran ditujukan kepada Plt Wali Kota Pasuruan, namun tertulis Bupati Pasuruan.

“Setelah masa sanggah berakhir, akan ada pengumuman ulang hasil seleksi administrasi paling lambat 26 Desember,” ujarnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/