alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Ada Tiga Posisi Lowongan CPNS di Pemkab Pasuruan yang Tanpa Pelamar

PASURUAN, Radar Bromo – Pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Pasuruan mencapai 9.638 orang. Namun, dari 634 formasi yang dibuka, ada tiga formasi yang tanpa pendaftar. Sementara kuota untuk disabilitas hanya satu pendaftar.

Hal tersebut diungkapkan Nurhayati Purba, Kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian di Badan Kepegawaian Dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, ada tiga formasi yang tidak ada pelamarnya.

Dua formasi yaitu, dua dokter spesialis. Masing-masing spesialis anak dan spesialis bedah. Lalu, satu lagi yaitu tenaga teknis untuk pengelola pelayanan rehab sosial dan lansia.

BKPPD menurutnya, sudah bertanya pada Dinas Kesehatan tentang kosongnya pelamar untuk dokter spesialis. Padahal, tahun ini usia dokter spesialis dinaikkan menjadi 40 tahun. Namun, tetap tidak ada pelamar.

“Kami menduga, putra daerah memang tidak ada yang memiliki kompetensi dokter spesialis yang dicari. Kalau pun ada di kota lain yang memilih mendaftar di daerahnya,” terangnya.

Sementara itu, pelamar tertinggi dari tenaga pendidikan yang mencapai 4.445 pendaftar. Sedangkan tenaga kesehatan mencapai 3.290 pendaftar dan tenaga teknis mencapai 1.903 pendaftar.

Pada tenaga pendidikan, pelamar tertinggi adalah guru kelas SD yang mencapai 1.385 pendaftar. Lalu, guru agama 1.115 pelamar dan bidan terampil mencapai 1.266 pendaftar.

Lalu, spesifikasi pelamar cumlaude mencapai 58 pendaftar. Kemudian, tenaga disabilitas hanya satu pendaftar untuk guru kelas. Padahal, ada 12 kuota tenaga disabilitas.

Nurhayati mengatakan, sisa kuota pendaftar disabilitas nantinya bisa diberikan pada formasi umum yang sebidang. “Namun yang menentukan nantinya adalah panitia seleksi pusat, dan diatur setelah tes,” terangnya.

Saat ini menurutnya, dari 9.638 pendaftar yang masuk, sebanyak 8.212 orang dinyatakan lulus administrasi. Data ini kemungkinan bisa berubah, karena adanya perubahan masa sanggah yang akan diumumkan pada minggu keempat bulan Desember. (eka/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Pasuruan mencapai 9.638 orang. Namun, dari 634 formasi yang dibuka, ada tiga formasi yang tanpa pendaftar. Sementara kuota untuk disabilitas hanya satu pendaftar.

Hal tersebut diungkapkan Nurhayati Purba, Kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian di Badan Kepegawaian Dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, ada tiga formasi yang tidak ada pelamarnya.

Dua formasi yaitu, dua dokter spesialis. Masing-masing spesialis anak dan spesialis bedah. Lalu, satu lagi yaitu tenaga teknis untuk pengelola pelayanan rehab sosial dan lansia.

BKPPD menurutnya, sudah bertanya pada Dinas Kesehatan tentang kosongnya pelamar untuk dokter spesialis. Padahal, tahun ini usia dokter spesialis dinaikkan menjadi 40 tahun. Namun, tetap tidak ada pelamar.

“Kami menduga, putra daerah memang tidak ada yang memiliki kompetensi dokter spesialis yang dicari. Kalau pun ada di kota lain yang memilih mendaftar di daerahnya,” terangnya.

Sementara itu, pelamar tertinggi dari tenaga pendidikan yang mencapai 4.445 pendaftar. Sedangkan tenaga kesehatan mencapai 3.290 pendaftar dan tenaga teknis mencapai 1.903 pendaftar.

Pada tenaga pendidikan, pelamar tertinggi adalah guru kelas SD yang mencapai 1.385 pendaftar. Lalu, guru agama 1.115 pelamar dan bidan terampil mencapai 1.266 pendaftar.

Lalu, spesifikasi pelamar cumlaude mencapai 58 pendaftar. Kemudian, tenaga disabilitas hanya satu pendaftar untuk guru kelas. Padahal, ada 12 kuota tenaga disabilitas.

Nurhayati mengatakan, sisa kuota pendaftar disabilitas nantinya bisa diberikan pada formasi umum yang sebidang. “Namun yang menentukan nantinya adalah panitia seleksi pusat, dan diatur setelah tes,” terangnya.

Saat ini menurutnya, dari 9.638 pendaftar yang masuk, sebanyak 8.212 orang dinyatakan lulus administrasi. Data ini kemungkinan bisa berubah, karena adanya perubahan masa sanggah yang akan diumumkan pada minggu keempat bulan Desember. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/