Muncul Semburan Api dari Pipa Jargas di Jogosari Pandaan, Warga Panik

PANDAAN, Radar BromoWarga lingkungan Wringinanom, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (19/11) dibuat panik. Itu, setelah muncul semburan api dari selokan di tepi jalan yang di dalamnya terdapat jaringan gas (jargas).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.00. Warga sekitar yang panik pun langsung berupaya memadamkannya secara manual. Mulai menyiramnya dengan air hingga menimbun dengan pasir. Semburan api itu bisa dipadamkan sekitar 15 menit kemudian atau sekitar pukul 07.15.

“Kejadian persisnya kami kurang tahu. Saat itu saya keluar rumah mau berangkat kerja. Warga sudah ramai berlarian dan panik. Ternyata, pipa jargasnya bocor dan mengakibatkan adanya semburan api,” ujar Teguh, warga setempat.

Saat warga melakukan pemadaman manual, ia katakan apinya sempat padam sebentar. Lalu muncul, tak lama kemudian padam dan tidak menyala lagi.

“Warga awalnya kebingunggan, harus menghubungi siapa. Sebab, takutnya menjalar ke jaringan gas yang lain. Mudah-mudahan kasus serupa tak terjadi lagi, mengingat operasional jargas di lingkungan kami baru berjalan sebulan terakhir ke rumah warga,” jelas Teguh.

Pascapadamnya semburan api itu, tim teknis dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk sekitar pukul 07.30 tiba di lokasi kejadian. Saat itu juga, petugas langsung melakukan perbaikan sementara.

Untuk perbaikan permanennya, direncanakan hari ini (20/11). Yakni mengganti pipa jargas lama dengan yang baru. “Kejadian ini dipicu ada warga membakar sampah di selokan atau saluran tepi jalan, sudah seringkali dan berulang-ulang. Tanpa memperhatikan ada pipa jargas di selokan tersebut. Sehingga terjadilah insiden ini,” ujar Kepala Area Pasuruan – Probolinggo PT PGN Tbk Makki Nuruddin.

Agar kasus serupa tak terjadi lagi, ia mengimbau warga untuk tidak membakar sampah atau lainnya sembarangan. Utamanya di tempat yang terdapat dan terpasang pipa jargas.

Apabila menemui kasus serupa, menurutnya warga tidak perlu panik. “Kalau ada semburan api, cukup dipadamkan dengan kain atau karung goni basah. Kemudian langsung matikan meterannya, di rumah terdekat munculnya titik api. Akan putus secara otomatis, tak menjalar ke pipa lainnya. Bisa juga hubungi call center 1500645,” jelasnya. (zal/mie)