alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Bantuan Kuota Belajar untuk Siswa TK-SMP di Kota Pasuruan Turun

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah mulai merealisasikan bantuan kuota internet untuk tenaga pendidik dan siswa. Bantuan itu diberikan guna menunjang pembelajaran semasa pandemi Covid-19. Sebab, internet menjadi kebutuhan utama ketika pembelajaran menggunakan sistem daring.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif belum memastikan berapa jumlah guru dan siswa yang tercatat menerima bantuan itu. Sebab, bantuan diberikan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sementara pihaknya hanya mengawal proses verifikasi data di lapangan.

“Kami memastikan seluruh sekolah melakukan mengakomodasi data yang dibutuhkan seperti nomor ponsel orangtua siswa. Data itu terpusat dalam sistem dapodik,” jelasnya.

Ayik -sapaan Mualif Arif, menambahkan bantuan kuota internet itu sudah disalurkan sejak beberapa waktu lalu. Setiap guru dan siswa, mendapatkan subsidi kuota internet dengan kapasitas yang berbeda. “Sesuai dengan jenjang pendidikannya,” ujarnya.

Misalnya untuk peserta didik jenjang pendidikan PAUD mendapatkan kuota internet 20 GB, peserta didik SD dan SMP mendapatkan 35 GB. Sedangkan gurunya mendapatkan 42 GB. “Diberikan setiap bulan, durasi bantuannya 4 bulan mulai September sampai Desember,” beber Ayik.

Dia juga mengungkapkan, bahwa subsidi kuota internet itu hanya diperuntukkan pembelajaran daring. Karena itu, sebagian besar kuota internet yang diterima hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Programnya memang kuota belajar ya. Sehingga kuota umumnya hanya 5 GB,” sebutnya.

Ayik juga mengaku telah memantau penyaluran kuota internet itu. Menurutnya, ada sebagian siswa yang belum bisa menggunakan subsidi itu guna belajar daring. “Seperti di salah satu SD yang kami pantau kemarin, baru 90 persen yang sudah bisa dipakai. Tapi bukan karena kuota yang belum dikirim, melainkan ponselnya dibawa orangtuanya bekerja,” pungkasnya. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.