alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Sudah Sepekan, Layanan Puskesmas Pajarakan Masih Dibatasi

PAJARAKAN, Radar Bromo – Sudah sepekan Puskesmas Pajarakan memberlakukan layanan kesehatan terbatas kepada pasien. Layanan kesehatan diprediksi akan normal kembali Senin (21/9) mendatang. Pasalnya pemeriksaan swab yang telah dilakukan kepada karyawan puskesmas hasilnya masih belum keluar seluruhnya.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Veronica menuturkan, upaya pemeriksaan swab dilakukan secara bergantian kepada seluruh karyawan. Sehingga hasil dari pemeriksaan tidak keluar secara bersamaan. Namun sesuai dengan urutan.

Setelah dilakukan beberapa pertimbangan, pemberian layanan secara normal kepada pasien ditunda sampai dengan hari Minggu. Hal ini dilakukan sampai hasil pemeriksaan swab 60 karyawan puskesmas selesai.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Ada beberapa karyawan yang hasil pemeriksaan swab belum keluar, jadi kami menunggu. Tujuannya agar saat layanan dibuka sudah benar-benar aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu penundaan layanan kesehatan secara normal juga memperhatikan jumlah karyawan yang ada. Karyawan yang telah melakukan pemeriksaan swab dan hasilnya negatif saat ini jumlahnya masih sedikit. Sehingga khawatir menurunkan kualitas layanan kesehatan maka sementara dilakukan penundaan.

“Dari hasil pemeriksaan swab yang telah dilakukan sementara hanya satu karyawan yang terkonfirmasi positif. Layanan dapat dilakukan secara optimal jika karyawan formasinya lengkap. Sebab ada beberapa posisi yang tak tergantikan dan jika harus diganti membutuhkan proses yang cukup lama,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya pada Jumat (11/9) lalu Puskesmas Pajarakan melakukan layanan terbatas kepada pasien. Ini lantaran ada tenaga kesehatan Puskesmas Pajarakan yang terkonfirmasi positif.

Sehingga puskesmas hanya melayani pengobatan rawat jalan kepada pasien. Sementara pelayanan unit gawat darurat, rawat inap dan persalinan dialihkan ke puskesmas terdekat sesuai dengan domisili warga. Awalnya layanan akan dibatasi hanya satu minggu. Namun saat ini diperpanjang. (ar/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja.

Dewan Sebut Pemilik Usaha yang Cemarkan Kaliputih Harus Disanksi

Komisi 3 DPRD Kabupaten Pasuruan, mendesak kasus ini terus diselidiki dan pemilih usaha harus disanksi tegas.

BSU Pekerja Gelombang 2 Pasuruan-Probolinggo Cair Mulai November

Pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.

Laporan Perusakan APK Belum Sempurna, Tim Punya Waktu Dua Hari

Syarat formil itu meliputi subyek pelapor, terlapor, waktu kejadian serta saksi-saksi.

Simpatisan Benahi APK Milik Gus Ipul-Mas Adi yang Dirusak

Sampai saat ini tim p[emenangan gus ipul-mas adi menerima laporan puluhan baliho