alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Operasi Pelanggar Prokes Digencarkan sebelum Terapkan Denda

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sebanyak 600 orang di Kabupaten Probolinggo kemarin terjaring operasi yustisi. Operasi yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 dan TNI-Polri cukup tegas. Mereka yang terkena razia tersebut, disanksi sosial dan peringatan.

Seperti yang terpantau Jawa Pos Radar Bromo. Opeasi yustisi digelar di depan Alun-alun Kraksaan. Petugas menghentikan pengendara maupun warga yang berkunjung ke alun-alun tanpa bermasker.

Sebelum dihukum, mereka terlebih dahulu diberikan pengertian pentingnya menggunakan masker saat pandemi ini. Setelah itu, baru disuruh untuk menyanyikan lagu wajib ataupun melafalkan Pancasila.

Bagi mereka yang bisa maka diperbolehkan untuk pergi. Namun, yang tidak lancar atau tidak hafal maka dikenakan hukukan tambahan berupa push up.

“Ini merupakan uji coba. Kami selama satu minggu dimulai pada Senin (14/9) lalu terus melakukan operasi ini di beberapa titik,” kata Ugas Irwanto, Kordinator Penegakan Hukum (Gakum) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Selain operasi, juga disisipkan untuk sosialisasi rencana penerapan sanksi denda. Masyarakat yang terkena razia mereka diberikan pemahaman bajwa jika nanti mengulangi lagi akan didenda.

“Sosialisasi ini (sanksi berbentuk denda) tujuannya agar tahu dan lebih disiplin. Karena terbukti hukuman sosial ini masih banyak yang melanggar lagi,” jelasnya.

Dalam penerapan sanksi denda nanti, operasi yustisi akan digelar gabungan. Hakim dan jaksa akan diajak turut serta. Mereka yang melanggar akan di sidang di tempat. Nah, saat itulah hakim yang memutuskan pelanggar disanksi denda dengan besarannya.

“Kemungkinan ada dua titik. Disitu lengkap ada hakim dan jaksa juga. Sidang terus diputus dendanya,” ungkapnya.

Selama pemberlakuan operasi yustisi ada sekitar 600 orang yang telah terjaring. Mereka diberikan pemahaman dan juga sosialisasi. Mereka diperingatkan agar terus mematuhi protokol kesehatan. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.