Kebakaran di Klenteng Sumber Naga Terjadi sebelum Waisak, Bagaimana Pengurus Menyikapinya?

PROBOLINGGO – Perayaan Waisak tahun ini menjadi yang paling sulit. Musibah kebakaran yang terjadi sehari sebelum perayaan membuat sedih pengurus maupun umat yang biasa menggunakan TITD.

“Karena itu, yang bisa kami lakukan saat ini adalah bersabar dan tabah menghadapi ujian ini,” beber Erfan Sutjianto Ketua II TITD Sumber Naga

Erfan juga tidak pernah menduga jika klenteng akan terbakar. Baginya, api sudah biasa, mengingat di dalam sana banyak lilin untuk peribadatan. Tapi menjadi musibah ketika terjadi kebakaran hebat seperti malam itu. Apalagi peristiwa ini terjadi saat persiapan perayaan Waisak.

“Saya tidak bisa berbicara banyak kepada umat Tri Dharma selain mari bersama-sama menghadapi ujian dengan tabah. Saya sendiri merasa terpukul dengan peristiwa ini. Kebakaran ini tentu menjadi evaluasi bagi kami di pengurus untuk meningkatkan keamanan tempat ibadah,” terang Erfan lagi.

Secara pribadi dan mewakili pengurus, dia sangat berterima kasih atas dukungan dari semua teman-teman. Mereka terus berdatangan ke tempat ibadah ini dan memberikan support yang luar biasa.

Perayawan Waisak kemungkinan tidak akan dilakukan. Mengingat situasi yang tidak memungkinkan pasca terjadinya kebakaran.

“Seharusnya memang ada tempat atau lokasi alternatif untuk kegiatan ibadah umat, ketika Klenteng belum bisa digunakan. Ada beberapa alternatif untuk tempat ibadah seperti di GOR Tri Dharma maupun di aula,” pungkas Erfan. (put/rf)