alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Monday, 26 October 2020

Wanita asal Sukabumi Mayangan Ini Dituding Terjangkit Korona Lalu Diberhentikan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Wabah korona membuat Yuliati, 33, harus kehilangan pekerjaan. Warga Jalan Cempaka, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu diberhentikan dari tempatnya bekerja. Sebabnya, dia dituding terjangkit korona.

Karena itu, dia berniat melaporkan manajemen tempatnya bekerja. Yaitu, Apotek Sumber Waras di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Yuliati sendiri sudah menjalani tes darah dan foto thorax pada Minggu (18/4). Dan hasilnya negatif.

Siti Zuroidah Amperawati selaku kuasa hukum dari Yuliati mengatakan, kliennya diberhentikan sepihak karena dituding terjangkit Covid-19. Tudingan itu dituduhkan karena karyawan yang sudah bekerja selama 19 tahun di apotek itu sering sakit sesak napas.

“Klien saya diberhentikan sepihak pada tanggal 17 April. Dia di-justice terindikasi korona dan diberhentikan. Padahal yang memutuskan itu harusnya tenaga medis,” terang Siti.

DIBERHENTIKAN DARI PEKERJAAN: Yuliati diberhentikan dari tempatnya bekerja lantaran dia dituding terkena korona. (Foto: Istimewa)

Karena diberhentikan, Minggu (18/4) pagi kliennya memeriksakan diri ke IGD RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Dan hasilnya dinyatakan negatif. Sesak yang dialaminya itu merupakan penyakit sesak biasa atau bukan karena terjangkit Covid-19.

“Saya sudah koordinasi dengan dr Abraar. Dan hasilnya sudah kami terima. Pasien negatif. Sudah dilaksanakan periksa darah dan foto thorax. Kalau ada gejala korona, lanjut ke rapid test. Ternyata hasil klien saya negatif. Jadi tidak perlu dilanjutkan rapid test. Dia hanya diberikan vitamin saja,” katanya.

Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo dr Abraar Kuddah membenarkan hal tersebut. Namun untuk hasilnya diminta langsung konfirmasi ke pasien. “Hasilnya sudah saya serahkan ke pasien. Monggo di tanya langsung. Saya tidak berhak untuk mengumumkan,” singkatnya.

Terpisah Heni julita, pemilik Apotek Sumber Waras yang ditemui di apoteknya membenarkan pemberhentian itu. Menurutnya, salah satu alasan yang mendasar karena Yuliati sering izin tidak masuk. Selain itu karena sakit yang dialaminya, kadang sebelum waktunya pulang, Yuliati izin pulang terlebih dahulu.

Hanya saja lanjut Heni, memang Citro, suaminya mengatakan agar Yuliati segera memeriksakan diri. Yuliati diminta untuk periksa Covid-19. Mengingat saat ini sedang ada wabah Covid-19.

“Jadi sebetulnya masalahnya sudah lama dan sudah banyak. Termasuk seringnya izin tidak masuk. Bahkan bisa dibilang tiap bulan. Apalagi belakangan sering mengeluh sesaknya kambuh dan izin pulang. Jadi oleh suami (Citro, Red) diminta untuk periksa Covid-19. Soalnya sekarang sedang wabah Covid-19,” tutur Heni.

Heni mengaku belum mengetahui langkah apa yang nantinya akan diambil, kalau benar Yuliati menuntut secara hukum. Dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan suaminya. (rpd/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Ngantuk, Pemotor asal Sidoarjo Tabrak Taman Bambu Runcing Pandaan    

Motor Honda Supra X yang dikendarai korban seorang diri, menabrak taman Bambu Runcing

Fortuner Tabrak Pikap Parkir di Prigen, Tiga Terluka  

Sesampainya di lokasi kejadian, Fortuner itu menabrak dari belakang pikap Isuzu Panther pikap yang diparkir di bahu jalan sebelah kiri.

Warga Binaan Rutan Bangil Ubah Lahan Parkir Jadi Bengkel Mebel

Hidup di penjara, tidak boleh mematikan kreativitas. Sebab, meski hidup di lingkungan yang terbatas, seorang tahanan masih bisa berkreasi. Hal ini yang dilakukan di Rutan Bangil dengan mengembangkan industri mebeler.

Ajukan Lagi Lintasan Atletik Rp 4 M untuk Stadion Pogar

Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Pasuruan berencana mengusulkan kembali tambahan fasilitas di di Stadion R Soedrasono, tahun depan.

PJU di Kraksaan Sering Mati Akibat Diterpa Hujan-Angin

Setelah beberapa kali diperbaiki, Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Kraksaan kembali mati.