alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Perlu Kombinasi Logam-Mebeler agar Produk Laku di Pasaran

PANGGUNGREJO – Usaha logam di Kota Pasuruan memang tak bergerak signifikan. Bahkan usaha ini masih kalah dengan sektor mebeler. Agar kedua jenis usaha yang banyak di kota setempat, perlu ada konsep baru dengan mengkombinasikan keduanya.

Hal itu diungkapkan Sekjen Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Pasuruan, Agus Budi Cahyono. Dia mengaku pihaknya berencana mengembangkan mebel dan logam secara beriringan. Pasalnya, masyarakat Kota Pasuruan yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini sangat tinggi.

Jumlah usaha mebel di Kota Pasuruan mencapai 300 buah sementara jasa logam sekitar 400 usaha. Menurutnya sejauh ini, mebel sudah selangkah lebih maju. Pasalnya, banyak usaha yang sudah mengekspor ke luar daerah.

Sementara, jasa logam masih bergantung pada pesanan. Jika tidak ada pesanan, maka pelaku usaha sering kesulitan. Karena itu, Kadin berencana menggabungkan konsep pemasaran keduanya. Misalnya, dengan menggandeng pelaku usaha resto dan kafe.

Dashboard mobil misalnya. Dashboard-nya terbuat dari kayu, sementara untuk memasangnya di mobil kan butuh logam. Kalau pelaku usaha kafe kan butuh yang unik. Nah, sesuatu yang unik ini bisa didapatkan dengan menggabungkan mebel dan logam,” terangnya.

Di sisi lain, Pemkot terus berupaya meningkatkan perekonomian Kota Pasuruan. Salah satunya terus berupaya mendorong pengembangan sektor industri logam. Diharapkan sektor ini mampu berdaya saing sampai luar daerah.

Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengungkapkan pihaknya berencana mengembangkan sektor industri logam. Sebab, sektor ini memiliki potensi untuk berdaya saing. Sejauh ini, pasar yang dimiliki pengusaha logam di Kota Pasuruan masih terbatas.

“Kami berniat mengembangkan industri logam. Ini memiliki potensi luar biasa. Harapannya, pemasarannya bisa lebih luas. Kalau perlu, mereka bisa menerima pesanan sampai luar daerah,” jelas Teno-sapaan akrabnya. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usulan Tambahan Pupuk Subsidi Tunggu Kejelasan Realokasi Provinsi    

BANGIL, Radar Bromo–Masuk akhir Oktober, kuota sisa pupuk bersubsidi urea di Kabupaten Pasuruan tersisa 8 ribu ton. Saat ini Dinas Pertanian masih menunggu instruksi...

Pencairan DBHCHT di Kab Pasuruan Tersisa Rp 36 Miliar  

Sampai akhir Oktober ini, DBHCHT yang sudah masuk ke kabupaten setempat mencapai Rp 146 Miliar.

Muncul Banyak Pedagang Dadakan, Satpol PP Belum Bisa Usir Paksa

Mendekati Maulid Nabi, jumlah pedagang semakin banyak. Bahkan, tak sedikit yang lapaknya memakan bahu jalan dan membuat tenda semi permanen.

Mahasiswi asal Lumajang Polisikan Eeks Pacar usai Dianiaya-HP-nya Dirampas

Korban menjalin hubungan asmara dengan RV selama 3 tahun.

Pura-pura Bertamu Lalu Curi Uang, Pelakunya Wanita Berpakaian Muslimah

Usia pelakudiperkirakan 30 sampai 40 tahun, fisiknya gemuk dengan make up wajah tebal dan berpakaian muslimah warna merah