Jenazah Pengamen yang Jadi Korban Tabrak Lari Akhirnya Dimakamkan

PANGGUNGREJO – Identitas pengamen wanita yang tewas usai menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan masih belum ditemukan. Satlantas menyebut jenazah pengamen wanita tanpa identitas itu pun sudah dimakamkan Senin (18/2)

Kanit Laka Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Ahmad Jayadi mengungkapkan pihaknya sudah menghubungi Pemdes setempat dan sejumlah warga yang membantu evakuasi jenazah korban. Namun, mereka menyebut jika wanita itu bukan warga setempat.

“Sejauh ini kami belum menerima informasi dari pihak keluarga yang merasa kehilangan. Pun warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tidak mengenalnya. Dimungkinkan ia merupakan warga luar kota,” jelasnya.

Ia menyebut sesuai standar operasional (SOP), jenazah berada di kamar mayat paling lama lima hari. Karena tidak ada satupun pihak keluarga yang datang, maka jenazah pengamen itu pun dimakamkan di Bangil, Kabupaten Pasuruan.

“Ini sudah lewat dari satu minggu sejak peristiwa terjadi. Berarti sesuai SOP bakal dimakamkan. Rencananya di dekat RSUD Bangil yang lama. Jenazahnya sudah kami makamkan Senin pagi (18/2),” pungkas Jayadi.

Untuk diketahui, seorang wanita paruh baya menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Branang, Kecamatan Lekok Jumat siang lalu (8/2). Wanita yang diketahui berprofesi sebagai pengamen ini tidak memiliki identitas dan menghembuskan nafas terakhirnya usai dirawat di RSUD Bangil. (riz/fun)