Minim Produk UMKM Lokal Dijual di Toko Modern Kota Pasuruan

PANGGUNGREJO – Kehadiran produk lokal di sejumlah pusat perbelanjaan modern di Kota Pasuruan mendapatkan atensi dari Pemkot setempat. Pemkot meminta sejumlah pusat perbelanjaan menyediakan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Pasuruan.

Senin (17/12), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan bersama Kementerian Perindustrian dan Perdagangan melakukan sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pasuruan. Dan, diketahui produk UMKM yang dijual masih terbatas.

Kasi Pengawasan Barang dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Bayu Wika Permana mengungkapkan, sidak dilakukan di tiga lokasi. Yakni, Carefour, Supermarket Gajah Mada, dan Supermarket Sumberbaru.

Sidak ini untuk memastikan jumlah barang impor yang dijual maksimal 25 persen dari keseluruhan produk di pusat perbelanjaan tersebut. Setelah dicek, rata-rata mereka hanya menjual barang impor di bawah 20 persen.

“Alhamdulillah, kami tidak menemukan adanya pusat perbelanjaan yang menjual barang impor melampaui ketentuan. Kalau ada, tentu kami bakal beri peringatan,” jelasnya.

Bayu -sapaan akrabnya- menjelaskan, pihaknya juga sempat mengimbau pada mereka agar meningkatkan produk UMKM yang dijual. Ini, bukannya tanpa alasan sebab saat dicek, produk UMKM yang dijual sangat minim, bahkan tidak mencapai 20 persen dari keseluruhan produk.

“Kami berharap produk UMKM yang dijual minimal 25 persen. Ini sesuai permintaan dari pusat untuk mengembangkan produk lokal,” pungkas Bayu. (riz/fun)