alexametrics
27 C
Probolinggo
Friday, 30 October 2020

Haul Kiai Hamid Digelar Virtual, Siapkan Majelis Virtual

PASURUAN, Radar Bromo – Haul ke-39 KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar akan dilaksanakan, Senin (26/10). Kurang dari dua pekan kegiatan digelar, panitia mulai mematangkan persiapan. Sebab, haul tahun ini dilakukan secara virtual.

Humas panitia haul, Lutfi Ansori memastikan, haul ulama kharismatik tersebut tetap digelar tahun ini. Akan tetapi, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pihaknya menerapkan kebijakan khusus guna mencegah penyebaran virus korona.

“Jadi sifatnya hanya untuk keluarga, muhibbin, santri-santri senior dan undangan saja yang diperkirakan sekitar 500 sampai seribu orang. Kegiatannya di Pondok Pesantren Salafiyah,” ungkap Lutfi.

Pihaknya tak memungkiri bahwa haul Mbah Hamid saban tahun selalu dihadiri ribuan jamaah. Karena itu, panitia melakukan penyesuaian. Yaitu dengan menyediakan alternatif majelis haul virtual di sejumlah tempat.

Ada lima alternatif majelis haul virtual yang disediakan panitia. Yaitu di Masjid Gus Dur Kraton, Masjid Al Baka Rejoso, kantor PCNU Kabupaten Pasuruan, Pondok Pesantren Roudlotul Ma’ruf dan Masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan.

“Ini sebagai ikhtiar panitia untuk benar-benar menjalankan protokol kesehatan. Di sisi lain, masyarakat bisa tetap mengikuti haul dengan khidmat,” jelasnya.

Nantinya, majelis haul virtual akan menyiarkan haul dari Pondok Pesantren Salafiyah. Tayangan haul itu terkoneksi dengan siaran televisi lokal, maupun streaming dari kanal YouTube, facebook dan zoom meeting. Panitia kini tengah mematangkan persiapan agar kegiatan itu berjalan sesuai harapan.

“Persiapan sejauh ini sudah matang. Semua pihak sudah terkoordinasi dengan baik,” bebernya.

Tak berbeda dengan tahun sebelumnya, kata Lutfi, haul juga akan tetap diikuti sejumlah tokoh nasional. Sampai saat ini, ada beberapa tokoh yang diundang untuk mengikuti haul. Di antaranya KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus dan KH. Bahauddin Nursalim. Sementara, panitia juga masih menunggu konfirmasi dari Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin.

“Nantinya ada yang hadir secara langsung di Pondok Salafiyah, ada juga yang mengikuti haul secara virtual,” pungkasnya. (tom/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.