Pembangunan Pasar Wisata Desa Plintahan Kembali Mangkrak, Investornya Kemana?

PANDAAN – Pembangunan pasar wisata di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, kembali mangkrak. Pasar yang dibangun di lahan tanah kas desa (TKD) seluas 1,8 hektare itu, belum dilanjut lagi oleh PT Soka Darma Widya.

Ini terpantau saat Jawa Pos Rdar Bromo, berkunjung ke lokasi, Rabu (17/10) siang. Menurut sejumlah warga sekitar, mandeknya pembangunan di pasar ini bahkan sudah terjadi dua bulan lamanya.

“Aktifitas pembangunannya saat ini mandek, tidak ada kegiatan sama sekali sekitar dua bulan terakhir. Secara otomatis kembali mangkrak,” ungkap Kades Plintahan Sanusi.

Jika dihitung, pekerjaan pembangunan ditempuh sejak 2015 lalu hingga sekarang, kemungkinan baru mencapai 20 persen. Dan jika dilihat dari MoU antara pihak pemdes setempat dengan investor, mestinya akhir 2017 lalu tuntas. Malah semestinya sekarang sudah waktunya operasional.

Pembangunan pasar desa ini masa konsesinya memang 20 tahun. Untuk dua tahun diawal adalah ditempuh untuk pembangunan fisik pasar wisata di desa ini. Bila ada keterlambatan untuk pembangunan fisiknya, investor berkewajiban bayar denda ke pemdes Rp 100 juta untuk keterlambatan fisiknya. Sejauh ini belum dibayar oleh investor ke pemdes.

Sementara itu, media ini berusaha Bambang selaku direktur PT Soka Darma Widya. Sayangnya, telepon dan pesan yang dikirim, belum mendapat tanggapan. (zal/fun)