Polisi: Kecelakaan Bus Pariwisata di Nguling Diduga Akibat Sopir Mengantuk

NGULING – Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kecelakaan bus Pariwisata Adi Jaya di Jalan raya Nguling, Jumat (17/8) dini hari, masih diselidiki polisi. Polisi menduga, sopir bus pariwisata yakni Danang Dwi Prasetya, 23, mengalami ngantuk saat mengemudi.

Sebelumnya, bus pariwisata Adi Jaya menabrak truk muatan besi. Bus itu berisikan rombongan wisatawan asal negara, Bali. Mereka hendak menuju Kota Batu. Saat kecelakaan, penumpang yang mengalami luka-luka mencapai 7 orang (sebelumnya tertulis 5).

Usai kejadian itu, polisi sudah memeriksa Danang Dwi Prasetya. Sopir asal Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan tersebut, statusnya masih saksi.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Heri Purnomo mengatakan, pihaknya tengah menangani kasus kecelakaan tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat juga sudah diamankan sebagai barang bukti.

“Dugaan sementara, sopir bus yang ngantuk. Namun, kami juga masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi. Baik itu dari penumpang maupun warga yang melihat kecelakaan ini,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden itu berlangsung sekitar pukul 03.20. Bus pariwisata Adi Jaya bernopol DK 9281 UF melaju dari arah Probolinggo-Pasuruan. Bus berwarna merah itu dikemudikan oleh Danang Dwi Prasetya.

Petaka terjadi saat bus melintas di Jalan Raya Nguling. Itu, setelah ada sebuah truk tronton yang dikemudikan oleh I Gede Ardika, 41, warga Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, melaju dari arah berlawanan. Setelah sempat oleng, laju bus kian tak terkendali dan menabrak truk bagian samping.

Adapun, penumpang yang mengalami luka parah mencapai dua orang. Mereka adalah penumpang yang duduk di sisi kanan. Identitasnya diketahui Sayu Kadek Sukarnawati, 50 dan Ketut Budiarta, 52. Keduanya mengalami patah tulang pada kaki kanan lantaran sempat terjepit. Sedangkan, sopir bus dan lima penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. (tom/fun)