Tiga Penjual SS Diamankan, Asalnya dari Wonoasih-Leces dan Lumajang

PAJARAKAN, Radar Bromo – Satuan Reskoba Polres Probolinggo mengamankan tiga orang pelaku yang diduga menjual narkoba jenis sabu-sabu (SS). Mereka diamankan Sabtu (15/2) lalu dan langsung digelandang ke mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Ketiganya adalah Muhammad Fajar Sodik, 43, warga Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Imam Syafi’i, 51, warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dan Endar Santoso, 34, warga Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ketiganya diamankan oleh petugas polisi di lokasi yang berbeda. Menurut AKP Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo, tersangka Fajar dan Imam diamankan Sabtu (15/2) lalu di dalam rumah Fajar di Warujinggo. Keesokan harinya yakni Minggu (16/2) dini hari, giliran tersangka Endar yang diamankan di rumahnya di Ranuyoso.

“Untuk penangkapan yang kedua merupakan pengembangan dari penangkapan yang pertama. Kedua pelaku mendapatkan barang dari Endar,” katanya.

Sujilan menjelaskan, penangkapan secara keseluruhan berdasarkan laporan polisi tertanggal 15 Februari lalu. “Kami mendapatkan informasi masyarakat bahwa ada dugaan transaksi jual beli sabu. Karena itu kami tindak lanjuti dan berhasil mengamankan tiga orang pelaku,” katanya.

Selain berhasil mengamankan pelaku, Satreskoba juga berhasil mengamankan barang bukti. Dari tersangka Fajar, ada dua paket SS, 1 handphone warna biru, 1 pipet, 1 korek api, 1 lembar tisu. Dari tersangka Imam, ada 2 paket sabu,1 plastip klip warna bening, 1 handphone warna putih, 1 pipet, 3 korek api, 1 sekrup modifikasi dan 2 bong

Sedangkan dari Endar antara lain 1 buah sedotan hisap, 4 buah pipet modifikasi, 2 buah skrup modifikasi, 2 buah timbangan digital, 3 buah korek api, 1 buah handphone warna hitam, 2 lembar tisu, 3 pak plastik klip warna bening, 3 filter alat hisap, 1 (satu) buah bong, 1 ( satu ) ikat cotton bud. “Ketiga pelaku dan barang buktinya kami amankan di mapolres,” ungkapnya. (sid/fun)