Innova Disasak KA Ranggajati di Rejoso, Sopirnya asal Bugul Lor Selamat, Padahal Sempat Terseret 200 Meter

REJOSO, Radar Bromo– Nasib nahas dialami Ahmad Assegaf, 66, Warga Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Itu setelah mobil Toyota Innova yang ditumpanginya, ditabrak kereta api (KA) saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa petang (18/2).

Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun mobil yang ditumpangi oleh Ahmad Assegaf mengalami kerusakan yang parah akibat hantaman KA dari arah samping. Mobilnya ini pun harus di evakuasi menggunakan mobil derek.

Kecelakaan ini diketahui terjadi sekitar pukul 18.00. Petang itu, Ahmad Assegaf hendak menuju pulang ke rumahnya di Jalan Anjasmoro, Kelurahan Bugullor. Ia berjalan dengan menggunakan mobil Toyota Innova nopol N 1588 XE dari selatan ke utara.

Ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Setibanya di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Patuguran, petaka pun terjadi. Saat itu datanglah sebuah KA Ranggajati jurusan Cirebon-Jember, yang berjalan dari arah barat ke timur.

Saat itulah petaka terjadi. Mobil Innova yang dikemudikan oleh Ahmad Assegaf pun disasak KA Ranggajati dari arah kiri. Akibatnya, mobil mengalami pesok pada pada body belakang samping kanan, pesok pada pintu sebelah kiri, kaca pintu kiri remuk dan lampu depan sebelah kanan remuk.

KORBAN SELAMAT: Meski sempat terseret 200 meter, sopir Innova selamat. (Foto: Istimewa)

Mobil Innova ini sendiri sempat terlempar ke arah timur sejauh kira kira 200 meter usai disasak KA. Namun, pengemudi Innova tidak mengalami luka apapun akibat kecelakaan ini. Mobil Innova yang rusak berat ini  berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.00 dan dibawa ke rumah Ahmad Assegaf di Jalan Anjasmoro.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi mengungkapkan, penyebab laka adalah karena pengemudi tidak memperhatikan lalulintas saat menyeberang. Selain itu di perlintasan setempat, alarmnya tidak berfungsi.

“Saat menyeberangi perlintasan tanpa palang pintu ini, pengemudi tidak melihat dan mengengok kanan-kiri dulu. Jadinya tabrakan pun terjadi. Cuma tidak ada korban jiwa. Kami cuma sebatas membantu proses evakuasi,”sebut Jayadi. (riz/fun)