Polisi Amankan Lima Pembacok Pemuda Brabe, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur

KORBAN: Muhammad Hoiron saat ditangani tim medis RS Waluyo Jati. Dia dibacok Sabtu (14/12) malam, usai pulang dari pasar malam di Klenang dan pelakunya sudah diamankan. (Foto: Polsek Maron for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MARON, Radar Bromo– Tersangka pembacokan terhadap Muhamad Hoiron, 20, warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, berhasil diamankan. Minggu (15/12), ada lima orang yang diamankan anggota Polres Probolinggo.

Tiga dari lima tersangka berasal dari Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan. Yakni, Syaiful Karim, 23; Yudi Anto, 19; dan seorang anak di bawah umur berinisial DR, 15. Serta, dua warga Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan. Afialdi, 19 dan Alfa Fikri, 19.

Kapolsek Maron AKP Sugeng Supriyanto mengatakan, penangkapan terhadap kelima pelaku dilakukan pada Minggu (15/12), sekitar pukul 05.00. Mereka dibekuk tim gabungan Satrekrim Polres Probolinggo dan Polsek Maron. “Kami mengamankan satu orang terlebih dulu. Selanjutnya baru memangkap empat orang lainnya,” ujarnya.

Orang kali pertama yang diamankan adalah DR. Dia diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian di Jalan Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron. Darinya kemudian terungkap siapa saja pelaku pembacokan terhadap korban.

Setelah mendapatkan identitas para pelaku, polisi langsung mendatangi rumah masing-masing tersangka untuk diamankan. “Yang diamankan pertama yang kecil (DR). Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap empat pelaku lain. Mereka kami amankan di rumah masing-masing,” ujarnya.

Sugeng menerangkan, selain berhasil mengamankan para pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah kaus merah milik korban yang berlumuran darah dan sebilah celurit. Semuanya diamankan untuk kepentingan penyelidikan. “Para pelakunya sudah masuk jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Sugeng.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (14/12) malam, terjadi aksi pembacokan terhadap Muhamad Hoiron. Masalahnya, para pelaku risih ketika korban bersama sejumlah temannya yang mengendari sepeda motor menggeber-geber gasnya. Para pelaku berusaha menasihati, namun korban tidak menghiraukan. Karenanya, korban dikejar dan dibacok. (sid/fun)