Ini Lho Mobil Double Cabin Milik Damkar Kota Pasuruan Seharga Rp 2,2 M

PURWOREJO, Radar Bromo– Jumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkot Pasuruan bertambah. Kemarin (16/12), pengadaan satu mobil damkar melalui APBD 2019 datang. Mobil baru ini menggunakan sistem double cabin.

Ketua Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Samsul Hadi mengungkapkan, pengadaan mobil damkar baru rampung sesuai target. Yakni pada 15 Desember atau 60 hari pengadaan.

“Mobil baru ini datang pada Minggu malam (15/12). Alhamdulillah, pelaksana bisa menyelesaikan sesuai dengan kontrak yang disepakati,” ungkapnya.

Mantan Kabag Umum Pemkot Pasuruan ini menjelaskan, mobil damkar baru ini menggunakan sistem double cabin. Sehingga, bisa memuat anggota hingga delapan orang. Berbeda dengan mobil damkar sebelumnya yang hanya muat tiga orang.

“Dengan mobil baru ini, kami punya tiga mobil damkar. Cuma dua mobil damkar lainnya hanya single cabin. Kalau yang baru ini sudah double cabin,” jelasnya.

Samsul menambahkan, sistem double cabin ini memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya slang berada di samping bodi mobil. Sehingga, mudah untuk diturunkan dan hanya butuh tenaga dua orang. Selain itu, mobil ini juga bisa menyemprot api sambil dikemudikan.

“Kalau yang kami punya kan single cabin, slangnya berada di atas. Jadi, perlu empat orang untuk menurunkan. Dan tidak bisa nyemprot sambil jalan,”sebutnya.

Menurutnya, pengadaan ini dialokasikan dari dana APBD 2019 senilai Rp 2,28 miliar. Pengadaan mobil damkar ini karena mobil yang dimiliki sudah tidak representatif. Satu mobil bermuatan 5.000 liter dibeli pada 2001 dan satu mobil lainnya bermuatan 3.000 liter dibeli pada 2006 lalu.

Diharapkan, dengan mobil baru ini maka penanganan saat terjadi bencana kebakaran menjadi lebih optimal. Sehingga, saat terjadi bencana bisa segera dilakukan pemadaman tanpa membutuhkan waktu lama.

“Unit baru ini mampu menampung air 5.000 liter. Sama dengan yang dibeli pada 2001. Cuma itu kan sudah lebih dari 10 tahun. Jadi, sering terkendala saat di lapangan,” pungkas Samsul. (riz/fun)