alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Jembatan di Pajarakan-Condong Diperbaiki Swadaya oleh Ponpes

PAJARAKAN, Radar Bromo – Para pengendara yang biasa melintas ruas jalan Pajarakan-Condong, kini sudah nyaman. Hal tersebut lantaran sudah ada perbaikan pada jembatan penghubung Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan dengan Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan. Perbaikan telah selsai dilakukan, namun perbaikan bukan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo.

Hal itu diungkap oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan Sumber Daya Air (PJSDA) Ria Lutvi Diarini. “Informasi dari petugas lapangan perbaikan itu dilakukan insyaAllah oleh hasil swadaya oleh Pondok Pesantren (Genggong, red). Saat ini untuk pemeliharaan jembatan dari pihak kami masih belum ada,” ujarnya, Senin (12/10).

Ria sapaan akrabnya mengatakan, sebelumnya perbaikan pada jembatan itu telah direncanakan. Namun lantaran adanya pandemi Covid-19, anggaran pada pemeliharaan ikut tergeser untuk penanganan Covid-19.

“Pemeliharan ini sebelumnya sudah di rencanakan, sama halnya dengan pelat di ruas jalan Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran. Lantaran anggarannya tidak memungkinkan, maka kami usulkan pemeliharaannya akan dilakukan tahun depan,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jembatan yang sebelumnya berlubang di bagian ujung timur dan tengah kini telah dilakukan penutupan menggunakan semen. Sehingga lubang tidak lagi terlihat.

Sementara itu, Abdul Jalil 26 salah satu pengendara yang melintas dijalan tersebut mengatakan, sebelumnya memang ada lubang di jembatan tersebut. “Beberapa waktu lalu saya melintas lagi ternyata sudah selesai perbaikan. Nah kalau seperti itu sudah tidak meresahkan,” ujar pria yang masih lajang tersebut. (mu/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Para pengendara yang biasa melintas ruas jalan Pajarakan-Condong, kini sudah nyaman. Hal tersebut lantaran sudah ada perbaikan pada jembatan penghubung Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan dengan Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan. Perbaikan telah selsai dilakukan, namun perbaikan bukan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo.

Hal itu diungkap oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan Sumber Daya Air (PJSDA) Ria Lutvi Diarini. “Informasi dari petugas lapangan perbaikan itu dilakukan insyaAllah oleh hasil swadaya oleh Pondok Pesantren (Genggong, red). Saat ini untuk pemeliharaan jembatan dari pihak kami masih belum ada,” ujarnya, Senin (12/10).

Ria sapaan akrabnya mengatakan, sebelumnya perbaikan pada jembatan itu telah direncanakan. Namun lantaran adanya pandemi Covid-19, anggaran pada pemeliharaan ikut tergeser untuk penanganan Covid-19.

“Pemeliharan ini sebelumnya sudah di rencanakan, sama halnya dengan pelat di ruas jalan Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran. Lantaran anggarannya tidak memungkinkan, maka kami usulkan pemeliharaannya akan dilakukan tahun depan,” ujarnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jembatan yang sebelumnya berlubang di bagian ujung timur dan tengah kini telah dilakukan penutupan menggunakan semen. Sehingga lubang tidak lagi terlihat.

Sementara itu, Abdul Jalil 26 salah satu pengendara yang melintas dijalan tersebut mengatakan, sebelumnya memang ada lubang di jembatan tersebut. “Beberapa waktu lalu saya melintas lagi ternyata sudah selesai perbaikan. Nah kalau seperti itu sudah tidak meresahkan,” ujar pria yang masih lajang tersebut. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/