Dituduh Nyulik Anak, Lelaki asal Susukanrejo Ini Bengab Dimassa di Kraton

BABAK BELUR: RK duduk diatas tempat tidur untuk mendapt perawatan di RSUD dr R Soedrasono usai dihakimi massa, Selasa (16/10) malam lantaran dituding hendak menculik anak. (Polsek Kraton for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRATON – Apes nian nasib yang dialami RK, 33. Lelaki asal Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrk, Kabupaten Pasuruan itu, babak belur dihakimi massa. Penyebabnya, ia dituding hendak menculik anak di Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton.

Peristiwa itu terjadi Selasa (16/10) malam lalu. Semula RK berada di pinggiran pantai di Dusun Kaligung, Kalirejo. Malam itu kebetulan ada ada dua bocah yang hendak buang air besar di pinggir pantai.

Saat kedatangan dua bocah itu, RK berdiri. Hal itu membuat dua bocah tersebut kaget. mereka lari dan berteriak-teriak. Alhasil, warga berdatangan dan menuduh RK hendak menculik dua bocah itu.

RK digelandang warga menuju balai desa setempat. Puluhan warga pun sempat memukuli RK hingga babak belur. petugas kepolisian mendatangi lokasi dan mengamankan RK. RK kemudian diamankan di salah satu ruangan di balai desa.

“Saat kami tanya yang bersangkutan seperti orang linglung. Dan tidak ada keterangan yang menguatkan ia hendak menculik anak.”kata kapolsek Kraton, AKP Masroni.

Namun warga masih berkerumun. Petugas pun harus bekerja ekstra saat mengeluarkan RK dari ruangan. RK kemudian dibawa ke RSUD dr R Soedrasono untuk menjalani perawatan medis.

Kapolsek menyayangkan tindakan main hakim sendiri oleh warga. Apalagi jika tidak ada bukti yang kuat bahwa RK diduga penculik anak. (tom/fun)