Radar Bromo

100 Hektare Lahan Hutan yang Terbakar Akibat Perbuatan Perburuan Liar

PRIGEN, Radar Bromo – Kebakaran hutan di lereng Gunung Welirang sisi utara, telah menghanguskan sekitar 100 hektare lahan. Kebakaran itu sendiri, diduga terjadi karena aktivitas perburuan liar yang dilakukan warga.

Agus Budi Utomo, kepala Resort III Tahura R. Soerdjo di Pasuruan menjelaskan, kebakaran yang terjadi di Blok Kedung Wajan, Kelurahan/Kecamatan Prigen, itu tidak terjadi tiba-tiba. “Tidak mungkin kebakaran terjadi dengan sendirinya. Ada pemicu dan faktornya. Diduga kuat, pemicunya adalah perburuan liar,” tuturnya.

Akibat kebakaran itu, lahan seluas 100 hektare hangus. Adapun vegetasi yang terbakar, tak jauh beda dengan kebakaran hutan sebelumnya di lereng Gunung Welirang. Yakni, berupa cemara gunung, semak, dan alang-alang.

Vegetasi jenis ini, memang mudah terbakar. Karena pengaruh vegetasi pula, api cepat menjalar ke titik lainnya di blok ini. Imbasnya, pemadaman secara manual yang dilakukan butuh waktu lebih dari satu hari.

Diketahui, api mulai berkobar di blok ini pada Jumat (13/9) sore. Saat itu juga, Pamhut langsung memadamkan api secara manual di titik api. Api baru berhasil dipadamkan Minggu (15/9) pagi.

Setelah memadamkan api, Pamhut menyusuri lahan yang terbakar untuk mencari titik api yang lain. Evaluasi juga dilakukan. Di antaranya, mendata luas lahan yang terbakar dan mencari pemicu yang menyebabkan kebakaran.

“Penyusuran selesai dilakukan Minggu (15/9), mulai pagi hingga petang. Setelah dievaluasi, lahan yang terbakar di Blok Kedung Wajan ini sekitar 100 hektare,” ucap Agus.

Kini, instansinya tetap fokus meningkatkan patroli rutin di kawasan hutan. Sebab, selama hujan belum turun, kebakaran hutan masih rawan terjadi.

Di sisi lain, jalur pendakian ke Welirang tetap ditutup. Jalur pendakian akan dibuka lagi saat situasi dan keadaan di lapangan aman dan kondusif. (zal/hn/fun)