Tim Disiplin Bahas Nasib Satpol PP yang Diduga Tak Nafkahi Keluarganya

PANGGUNGREJO – Pemkot Pasuruan terus memproses dugaan indisipliner oknum Satpol PP Kota Pasuruan, MJ, 40. Sejauh ini, tim disiplin Pemkot masih mendalami keterangan dan pembelaan dari kedua pihak.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pasuruan Mokhamad Faqih mengungkapkan, dugaan indisipliner MJ masih didalami oleh tim disiplin Pemkot. Saat ini, tim disiplin yang terdiri atas BKD, Inspektorat, OPD, Asisten, dan Bagian Hukum, sudah memanggil kedua pihak. Yaitu, MJ dan istrinya, ML, 36.

ML, warga Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, melaporkan MJ ke pemkot. Sebab, MJ sudah dua bulan menghilang. Dia tidak menunaikan kewajibannya sebagai bapak dari tiga anak.

Pihaknya pun menurut Faqih, sudah memanggil MJ dan istrinya tiga kali. Yakni, pada Desember 2018, Januari dan Maret 2019. Keduanya juga sudah memberikan penjelasan dan pembelaan kepada tim disiplin.

Saat ini, tim disiplin masih mendalami keterangan dari keduanya. Selanjutnya, keterangan mereka akan dibahas secara internal. Tujuannya, untuk mencari solusi. Jika MJ melakukan hal sesuai yang dilaporkan istrinya, maka dia akan dikenai sanksi sesuai tata tertib aparatur sipil negara (ASN).

Tim disiplin Pemkot sendiri sudah mengupayakan agar penyelesaian bisa dilakukan secara damai. Namun, jika ML tetap bersikukuh dengan pendiriannya, maka prosesnya tetap berlanjut sesuai dengan mekanisme peraturan dan tata tertib (tatib) ASN yang berlaku.

“Prosesnya masih berlanjut. Saat ini masih dalam tahap pembahasan secara internal di tim disiplin. Yang jelas kami sudah meminta keterangan dari keduanya. Tentu kami bakal proses sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Faqih. (riz/fun)