Rutan Kraksaan Ajukan Remisi 197 Warga Binaan untuk Lebaran

POTONGAN HUKUMAN: Warga binaan Rutan Kraksaan saat mendapat remisi dan diberikan simbolis Bupati Probolinggo. Foto ini diambil tahun lalu. (Foto Istimewa)

Related Post

KRAKSAAN– Memasuki pertengahan Ramadan, Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kraksaan mulai menyiapkan pengajuan remisi untuk warga binaan. Ada 197 warga binaan yang diajukan untuk menerima remisi saat Lebaran nanti.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Mohammad Kahfi mengatakan, dari total warga binaan 380 orang tidak semuanya diajukan remisi. Yang diajukan, hanya bagi mereka yang dianggap berkelakuan baik.

“Remisi yang diajukan berbeda-beda. Jadi, setelah disetujui yang diterima yaitu 15 hari hingga maksimal 2 bulan,” kata Khafi.

Tak semua tahanan mendapatkan remisi. Dari total 380 warga binaan yang ada, hanya 197 warga binaan yang berhak diajukan remisi. Warga binaan yang tak bisa diajukan remisi itu karena terbentur sejumlah hal. “Salah satunya karena faktor usia tahanan belum sampai 6 bulan. Ada pula, napi yang vonisnya tidak sampai dari 6 bulan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kahfi, selain masa tahanan juga karena sebagian yang lain ada yang titipan dan belum vonis. Sehingga, tidak bisa diajukan remisi.

Jika telah disetujui, remisi tersebut akan diberikan langsung pada hari Raya Idul Fitri. Namun, apabila selama proses pengajuan hingga hari H ada napi yang melakukan kesalahan atau melanggar aturan, remisi tersebut akan dicabut saat itu juga. “Kalau melanggar, maka napi itu tidak akan mendapat remisi selama 1 tahun ke depan,” jelasnya.

Pengajuan remisi warga binaan tahun ini sendiri, lebih banyak bila dibanding tahun lalu. Untuk tahun lalu, yang diajukan dapat remisi Lebaran hanya 112 orang saja. (sid/fun)