Jualan Miras saat Ramadan, Toko di Gempol Kena Razia

GEMPOL- Memasuki Ramadan tak membuat wilayah Kabupaten Pasuruan bersih dari peredaran minuman keras (miras). Rabu (15/5) lalu, Polsek Gempol dan Satpol PP Kabupaten Pasuruan berhasil mengamankan puluhan botol miras dari toko kelontong.

Di antaranya, ada 29 botol miras Vodka Mcdonald yang berhasil diamankan anggota Polsek Gempol. Puluhan botol minuman beralkohol ini diamankan dari dua toko kelontong milik warga Kecamatan Gempol, sekitar pukul 18.30.

Masing-masing mereka adalah Mujiono, 55, warga Desa Bulusari dan Mochamad Rojin, 48, warga Desa Wonokoyo. “Ada dua toko sasaran operasi pekat (penyakit masyarakat) kami. Di Bulusari dapat lima botol miras. Sisanya di Wonokoyo, 24 botol miras,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gempol Iptu Agus Purnomo.

Malam itu juga semua barang bukti miras langsung diangkut ke mobil patroli. Selanjutnya, diamankan ke Mapolsek Gempol. “Semua barang bukti miras kami sita. Pemiliknya kami sanksi sekaligus jerat dengan tipiring (tindak pidana ringan),” ujar Agus.

Operasi serupa juga dilakukan Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Rabu (15/5) sekitar pukul 20.00, mereka merazia sebuah toko peracangan milik Munadi, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.

Setelah digeledah, di sana aparat penegak peraturan daerah itu menemukan 49 botol miras berbagai merek. “Setelah didata, semuanya diangkut ke mobil patrol dan dibawa ke mako di Raci,” ujar Staf Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Pasuruan Didik Febriyanto.

Sedangkan pemiliknya sama, dia dikenakan tipiring karena dianggap melanggar Perda Nomor 10/2009 tentang Pengawasan Pengendalian dan Penertiban Terhadap Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. “Pemilik toko tetap mendapat sanksi sesuai pelanggarannya. Kami jerat tipiring,” ujarnya. (zal/fun)