alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Sempat Ditolak, Tempat Isolasi di yang Pakai Sekolah di Besuk Dipindah ke Balai Desa

BESUK, Radar Bromo- Adanya penolakan tempat isolasi para pemudik di SDN Sindetlami 1, Kecamatan Besuk, menjadi sorotan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Karenanya, Dispendik menginstruksikan para kepala sekolah di naungannya untuk turut memberikan pemahanan kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengaku prihatin dengan adanya penolakan warga terhadap tempat isolasi di sekolah. Padahal, sebelumnya pihaknya telah menginstruksikan para kepala sekolah untuk memberikan pemahaman kepada warga. “Tentunya itu menimbulkan keprihatinan. Karena ini masalah kemanusiaan. Seharusnya sama-sama mendukung,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, sejumlah warga Dusun Krajan, Desa Sindelami, Kecamatan Besuk, melurug SDN Sindelami 1. Mereka datang untuk menolak tempat pendidikan tersebut digunakam sebagai tempat isolasi bagi pemudik. Mereka menyatakan, juga tidak pernah diajak berkomunikasi jika lembaga pendidikan itu akan dijadikan tempat isolasi terkait Covid-19.

Rozi mengatakan, malam sebelum kejadian, pihak sekolah, pihak kecamatan, dan pemerintah desa telah memberikan pemahaman kepada warga. Saat itu warga telah setuju. “Tetapi, setelah itu ada yang menolak. Kalau yang datang paham semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dipilihnya gedung sekolah sebagai tempat isolasi sesuai instruksi Gubernur melalui Dispendik Jawa Timur. Karenanya, Bupati menginstruksikan pihaknya menyediakan sekolah. “Jadi ada dasarnya dan tidak sembarangan. Pemilihan gedung juga ada kriterianya. Mulai dari tempatnya yang layak, ada kamar mandi, musala, listrik, dan lainnya,” jelasnya.

Mengantisipasi penolakan kembali, pihaknya mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor  420/2192/426.101/2020. Isinya, menindaklanjuti instruksi Bupati Probolinggo Nomor 1/2020 tentang Percepatan dan Penanganan Covid-19 di Desa. Karenanya, pihaknya meminta kepala sekolah berkoordinasi aktif dengan kepala desa dan camat di wilayah kerjanya. Tujuannya, menyiapkan satuan pendidikan sebagai tempat karantina (isolasi) bagi pemudik.

“Tempat pemudik diisolasi ini bukan tempat penyakit. Ini hanya upaya antisipasi. Masyarakat perlu memahami itu. Wabah ini merupakan nasional dan harus bersama-sama untuk mencegahnya,” ujarnya.

Terpisah, Camat Besuk Puja Kurniawan mengatakan, untuk tempat isolasi di Desa Sindetlami, pihaknya telah mastikan di balai desa. Kepastian itu diambil setelah pihaknya mengumpulkan warga. “Sudah siap semua,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian Rabu (14/4) karena ada miss komunikasi. Pada malam sebelum kejadian, pihaknya telah rapat bersama pemerintah desa dan perwakilan warga. Sedangkan sosialisasi secara keseluruhan, akan dilakukan setelah tempatnya jadi. “Tetapi, saat kami kerja bakti warga sudah berkumpul dan menolak. Karena itu, kami rapat kembali dan lokasi kami pindah ke balai desa,” ujarnya. (sid/rud/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.