alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Geger Temuan Ransel Berisi Bondet di Wonorejo

PASURUAN – Ketenangan warga di sekitar Dusun Menggah Selatan, Desa Karangmenggah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan mendadak buyar. Ini setelah sebuah tas ransel berisikan bom ikan atau bondet, Minggu (17/3) pagi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, tas tersebut ditemukan tergeletak di tepi jalan lingkungan. Tepatnya di belakang musala. Jaraknya pun tak jauh dari permukiman penduduk. Disampingnya, terdapat sepasang sandal jepit warna hitam dan jaket warna merah.

Mulanya, barang-barang mencurigakan itu ditemukan warga sekitar 03.30. Sebelumnya, warga setempat dibuat resah dengan adanya dua orang tak dikenal berkeliaran di kampung itu. “Dua orang naik motor. Setelah ada warga yang tahu, mereka kabur. Motornya digelundungkan,” kata Kasun Menggah Selatan, Huri.

Dua pria tak dikenal itu menaiki motor yang mesinnya tak dinyalakan. Karena kondisi jalan lingkungan juga menurun. Karena curiga, warga pun mengejar kedua pria tersebut. Sayangnya mereka lolos dari kejaran.

Setibanya di belakang musala yang berada persis di sisi utara jalan lingkungan, joki motor itu menyalakan mesin. Mereka lantas kabur keluar kampung menuju jalan raya Purwosari-Pasuruan.

“Warga sempat teriak maling-maling. Baru saat kami cek di tempat mereka menyalakan mesin, ditemukan tas ini,” kata Huri.

Sejumlah warga yang penasaran, sempat membuka isi tas tersebut. Namun, warga semakin dibuat resah saat mendapati isi tas tersebut yaitu sebuah benda yang mirip dengan bondet. Untuk itu, tas tersebut langsung disisihkan dari lokasi semula.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi lantas memasang garis polisi di sekitaran lahan tersebut. Mereka juga bersiaga di sekitaran lokasi hingga tim Inafis dan tim Jihandak Polres Pasuruan diterjunkan.

Kapolsek Wonorejo AKP I Made Jayantara menjelaskan, hasil identifikasi yang dilakukan memang dapat dipastikan tas ransel itu berisikan bahan peledak. “Kami pastikan isinya merupakan bahan peledak jenis bondet,” jelasnya.(tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

PNS Pemkab Pasuruan Kendat, Pernah Ajak Istri Minum Baygon

Peristiwa nahas ini diketahui pertama kali oleh istri korban sekitar pukul 07.30.

Diduga Ngantuk, Pasutri Tabrak Truk Parkir di Kraton, Suami Tewas

Siang itu pasutri itu dari Polres Pasuruan untuk mengurus SKCK dan berencana pulang

Kemenhub Minta Tambah Penguji di Balai Uji Kir Kraksaan

Balai Uji Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, mendapatkan catatan dari tim akreditasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Ratusan Petani di Kota Probolinggo Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Sebab, mereka tidak terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

KONI Kab Pasuruan Digerojok Rp 5,4 M

Prestasi dunia olahraga di Kabupaten Pasuruan harus lebih baik tahun depan.